Surabaya, Properti Indonesia – Siloam Hospitals Group (SHG) akan mengoperasikan Rumah Sakit ke-40 di Surabaya bernama RS Siloam CITO. Rumah sakit ini berada di dalam kawasan mixed use City of Tomorrow (CITO) dengan akses, fasilitas, dan infrastruktur terpisah.
Termasuk sistem kelistrikan, genset, HVAC, gas medis, dan STP/IPAL. Kemudian memiliki pintu akses dan elevator terpisah dengan sistem negative pressure khusus penanganan pasien Covid-19.
Head of Public Relations Siloam Danang Kemayan Jati mengatakan rumah sakit ini akan beroperasi total antara tahun ini atau maksimal pada 2022 mendatang. RS Siloam CITO sendiri telah disiapkan sejak 2014, dan hanya menunggu izin operasional RS.
“Rencana awal pembukaan dan pengoperasian RS ini dijadwalkan mundur di 2021/2022 terkait perencanaan dan persiapan kecukupan tenaga kerja terutama tenaga medis,” ujar Danang, Sabtu (30/1).
Lebih lanjut RS Siloam CITO dilengkapi 185 tempat tidur (TT) dengan jumlah ICU 15 TT. Serta memiliki pembuangan limbah medis termasuk limbah cair dan TPS B3 secara terpisah dan mengimplementasikan standar tinggi untuk operasional rumah sakit.
“Ini bukan pertama kali RS berada di dalam mixed use. Karena di luar negeri, khususnya di kota-kota padat penduduk, hal itu lazim,” imbuh Danang. Siloam Hospital Group telah membangun RS di berbagai kota di Indonesia seperti Bogor, Bekasi, Jember, Yogyakarta, Medan, Palembang, dan Jakarta. Sementara CITO sendiri merupakan superblok mixed use yang dibangun di area seluas 2,6 hektar milik Lippo Group.