Rumah Korban Gunung Semeru Diperkirakan Selesai Lebaran 2022

Rumah Korban Gunung Semeru Diperkirakan Selesai Lebaran 2022
Hunian Tetap untuk Korban Gunung Semeru Diperkirakan Selesai Lebaran (Dok. Kementerian PUPR)

Jakarta, Properti Indonesia – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) sebanyak 1.951 unit untuk masyarakat terdampak bencana erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengapresiasi pembangunan huntap yang pesat dan diharapkan menjadi contoh untuk penanganan pasca bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. 

 “Proses pembangunan Huntap Semeru ini bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penghuni. Kami berharap pembangunan hunian tetap ini bisa segera rampung dan ditargetkan selesai sebelum Lebaran, sehingga masyarakat terdampak bencana erupsi Gunung Semeru dapat segera menempati hunian tersebut,” ujar Muhadjir Effendy dalam keterangannya, Senin (14/3).

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto juga menjelaskan, pemerintah akan mempercepat Huntap dengan memanfaatkan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) sehingga proses pembangunan rumah bisa lebih cepat dan tahan terhadap gempa.

Pembangunan Huntap dilaksanakan sesuai Instruksi Presiden Joko Widodo untuk menyediakan rumah relokasi masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru atau yang berada di zona merah. Huntap yang dibangun merupakan rumah tipe 36 dan akan digunakan untuk merelokasi warga yang berasal dari tujuh desa di Kabupaten Lumajang yakni Desa Sumbersari, Desa Kebondeli Utara, Desa Kebondeli Selatan, Desa Curah Koboan, Desa Gumukmas, Desa Kamarkajang, dan Desa Kajar Kuning.

Kemudian anggaran pembangunan Huntap sebanyak 1.951 unit tersebut sekitar Rp350,55 miliar dengan mengunakan teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu cepat. Pembangunannya dipercaykan kepada PT Brantas Abipraya dan PT Hutama Karya dengan progres minggu ini mencapai 22,33 persen. 

Tags
#hunian #rumah #Berita Properti #Kementerian PUPR #properti #perumahan #Hunian Tetap