Rencana Right Issue Tahun Depan, Strategi BTN Perkuat Pembiayaan Perumahan di Tengah Pandemi

Rencana Right Issue Tahun Depan, Strategi BTN Perkuat Pembiayaan Perumahan di Tengah Pandemi
Logo bank BTN (PT Bank Tabungan Negara Tbk)

Jakarta, Properti Indonesia – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) akan melakukan penerbitan saham baru (right issue) dengan mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) pada tahun 2022, dilansir dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/12). 

Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perumahan di Indonesia yang cukup mendesak, terutama di tengah pandemi serta pemanasan global.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan, melalui skema right issue ini diharapkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BTN semakin kuat untuk menopang penyediaan pembiayaan perumahan untuk masyarakat Indonesia.

“Adanya permodalan yang cukup baik untuk pembangunan perumahan rakyat, memang tugas dari BTN,” ujar Meteri BUMN Erick Thohir dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, dikutip dari Youtube Komisi VI DPR RI, Rabu (8/12).

Menurutnya, penghimpunan dana dari pasar modal tersebut dipilih agar Perseroan dapat memenuhi kebutuhan pendanaan tanpa meningkatkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

BTN juga telah menargetkan pertumbuhan kredit di level 8% hingga 10%, didukung dari kebutuhan perumahan  di Indonesia masih besar khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Tags
#hunian #Berita Properti #BTN #properti