PUPR Sediakan 785 Homestay di Kawasan Borobudur

PUPR Sediakan 785 Homestay di Kawasan Borobudur
Homestay di Borobudur (pu.go.id)

Magelang, Properti Indonesia – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan penataan kawasan dan pembangunan infrastruktur permukiman di wilayah Borobudur. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya pelestarian kawasan Borobudur sebagai Situs Warisan Budaya Dunia (World Heritage Site).

“Infrastruktur yang dibangun diharapkan dapat mengubah wajah kawasan Borobudur dan meningkatkan layanan bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dilansir dari laman PUPR, Kamis (20/5).

Adapun tiga hal untuk mendukung kawasan di sekitar Candi Borobudur. Pertama, akses jalan tol maupun non tol untuk mempermudah wisatawan menuju kawasan pariwisata Borobudur. Kedua, akan membangun sebanyak 785 pondok wisata (homestay).

“Bantuan diberkan dengan meningkatkan kualitas rumah masyarakat di sepanjang koridor tempat pariwisata sekaligus mendorong pengembangan usaha,” imbuh Basuki.

Ketiga, melalui Ditjen Cipta Karya akan membangun jaringan perpipaan untuk mendukung Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Borobudur dengan kapasitas 30 liter/detik dan 300 Sambungan Rumah (SR). Pembangunan tempat pengolahan sampah reduce-reuse-recycle (TPS 3R) di 12 Desa yang dilaksanakan melalui program padat karya serta penataan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Piyungan seluas 12,5 hektar untuk mengelola sampah skala regional.

Selain itu, Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, akan membangun empat gerbang diantaranya Gerbang Blondo sebagai pintu masuk dari arah Semarang, Gerbang Palbapang dari arah Yogyakarta, Gerbang Kembanglimus dari arah Purworejo, dan Gerbang Klangon dari arah Kulon Progo. Kemudian akan dilakukan pemindahan area parkir dan pedagang dari Zona 2 di Kompleks Candi Borbudur seluas 8,4 hektar ke Zona 3 di Lapanga Kujon seluas 10,74 hektar.

Tags
#Infrastruktur #Berita Properti #Kementerian PUPR #properti