Jakarta, Properti Indonesia - Emiten properti PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), pengembang properti di Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta Utara, menargetkan prapenjualan sebesar Rp5,5 triliun pada tahun 2024.
Dilansir dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/12), dengan latar belakang target prapenjualan tahun 2023 sebesar Rp2,1 triliun, target di tahun 2024 ini tumbuh 158 persen secara tahunan.
Hal tersebut merupakan hasil dari rencana akuisisi HMETD II yang mencakup 7 perusahaan yiatu PT Bumindo Mekar Wibawa, PT Cahaya Inti Sentosa, PT Jaya Indah Sentosa, PT Karunia Utama Selaras, PT Kemilau Karya Utama, PT Sharindo Matratama, dan PT Sumber Cipta Utama serta PT Panorama Eka Tunggal untuk menambah cadangan lahan.
Target tahun ini dapat diwujudkan melalui berbagai produk yang akan dipromosikan oeh 9 anak usaha, mulai dari harga Rp1 miliar per unit rumah tapak (segmentasi menengah hingga premium), produk komersial (ruko, rukan, SOHO, gudang) dengan kisaran harga Rp3,5 miliar - Rp11,3 miliar per unit dan kavling komersial.
Target prapenjualan juga sebagian besar akan dikontribusikan oleh penjualan residensial (rumah tapak) sebesar 36 persen , sebesar 42 persen dari penjualan produk komersial dan 22 persen dari penjualan tanah komersial.
Beberapa proyek yang dipasarkan antara lain Permata Hijau Residence, Rumah Millenial, Pasir Putih Residence, Permata Golf Residence, The Golf Signature, Ilona @Pasadena Hills, Pasadena Spring, Bukit Nirmala, dan Sapporo Resdence. Produk residensial ini disegmentasikan di pasar menengah atas.
Sementara itu, untuk produk komersial PANI antara lain SOHO The Bund, Pasadena Walk Shop-Office, Rukan Little Siam, Rukan Petak Sembilan (Cin Te Yen), Pergudangan Komersil Bizpark PIK2, Rukan Little Marrakesh, Rukan Lau Pa Sat, Rukan River Safari, Rukan Marina Bay, SOHO The Riverside dan SOHO The Riverside Boulevard.
"PANI akan memegang komitmen kepada seluruh pemangku kepentingan dan menjalankan strategi usha yang telah dirancang sedemikian rupa sampai tujuan jangka menengah dan jangka panjang, paling tidak 5 tahun dari sekarang," ujar Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, dalam siaran pers.
Sugianto mengatakan, sebagai lanjutan dari aksi korporasi tahun 2022, PANI akan merampungkan proses penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) kedua, sehingga PANI akan memiliki lahan seluas 1.599 hektar di PIK 2 dan terus mengusahakan target prapenualan tahun 2024 bisa tercapai 100 persen.
"Saya mendorong terus inovasi cemerlang untuk menciptakan pasar yang optimal di PIK2 dan profitabilitas yang sustain tanpa mengorbankan kepercayaan konsumen. Dengan upaya dan sumber daya kita bersama, saya berharap para pemegang saham dapat melihat pertumbuhan yang berkelanjutan di setiap kuartal dan saya optimis dengan prospek bisnis PANI ke depan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara umum," jelas Sugianto.