Maladewa Bangun Kota Terapung Seluas 200 Ha di Tengah Samudera Hindia

Maladewa Bangun Kota Terapung Seluas 200 Ha di Tengah Samudera Hindia
Kota terapung Maladewa (Dok. Waterstudio)

Jakarta, Properti Indonesia – Negara kepulauan Maladewa bekerjasama dengan studio arsitektur Waterstudio dan kontraktor properti Dutch Docklands berhasil mengembangkan kota terapung yang dapat menampung 20 ribu orang di sebuah laguna dekat ibu kota negara tersebut. Proyek bernama Maldives Floating City tersebut nantinya akan menghimpun sebanyak 5.000 rumah terapung bertingkat rendah di atas laguna seluas 200 hektar di kawasan Samudera Hindia. 

Dilansir dari laman Dezeen, Selasa (28/6), kota akan dibangun di atas serangkaian struktur terapung berbentuk heksagonal. Saat permukaan laut naik, kota ini akan ikut naik juga. Di Maladewa, 80 persen wilayah negara tersebut terletak kurang dari satu meter di atas permukaan air laut.

Pulau-pulau di Maladewa diprediksi tidak dapat dihuni pada tahun 2100 karena naiknya permukaan laut, sehingga pemerintah berharap 20 ribu penduduk lokal dan orang asing dapat pindah ke kota terapung pada awal tahun 2024. Adapun konstruksi kota terapung akan dimulai akhir tahun ini.

Maldives Floating City merupakan salah satu dari sejumlah proyek kota terapung, termasuk Oceanix Busan di Korea Selatan oleh firma arsitektur BIG and Samoo dan perusahaan teknologi Oceanix yang dirancang untuk menawarkan solusi perumahan terhadap kenaikan permukaan laut serta peningkatan suhu global.

Pembangunan ditargetkan selesai seluruhnya pada tahun 2027, dan akan terdiri dari rangkaian pulau-pulau heksagonal yang dimodelkan pada bentuk geometris karang lokal yang disebut karang otak. Jika digabungkan dan dilihat dari atas maka akan terlihat menyerupai otak. Pada tepian karang buatan akan dipasang di bagian bawah kota terapung untuk merangsang pertumbuhan karang alami.

Di atas kota terapung akan meliputi hunian berupa rumah, hotel, restoran, toko, rumah sakit, sekolah, dan gedung pemerintah. Setiap hunian tepi laut berukuran 100 meter persegi dan memiliki dermaga di bagian depan dan teras atap. Rumah ini akan dihargai mulai dari USD 250 ribu.

Tags
#hunian #rumah #Hotel #Berita Properti #properti #perumahan #Rumah Sakit