Lalu Lintas Mal di Debotabek Membaik di Semester I 2022

Lalu Lintas Mal di Debotabek Membaik di Semester I 2022
Gerai ritel ACE Hardware di Margo City, Depok (Properti Indonesia)

Jakarta, Properti Indonesia – Perusahaan jasa real estat global Cushman & Wakefield Indonesia  dalam laporan Marketbeat Ritel di kawasan Debotabek (Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi) Semester I 2022, menyebutkan bahwa lalu lintas pengunjung perbelanjaan di kawasan ini mulai membaik. Terutama pada hari raya Idul Fitri, dan mengikuti pelonggaran pembatasan aktivitas masyarakat. 

Selama semester pertama tahun ini, terdapat beberapa peritel yang membuka bisnisnya di mal Debotabek. Seperti Paris Baguette, jaringan toko roti asal Korea Selatan yang membuka toko keempat dan keenam di Summarecon Mall Bekasi dan Summarecon Mall Serpong. Selanjutnya, KKV membuka gerai ke-8 di Margo City, Depok yang menempati sekitar 2.000 meter persegi.

Kemudian Panella Brazilian BBQ diperluas ke Bogor di Botani Square sebagai restoran “all you can eat”. Hingga akhir Juni 2022, tingkat okupansi pusat ritel Debotabek tercatat sebesar 75,8 persen atau turun 1,1 persen (year on year/yoy) secara nominal karena penutupan beberapa tenant besar seperti Best Denki dan Ace Hardware di seluruh mal di kawasan tersebut.

Adapun satu pusat ritel memasuki pasar ritel Tangerang pada paruh pertama tahun 2022. Dibuka pada Maret 2022, Paradise Walk Mall menambah 10.000 meter persegi ruang untuk total pasokan ruang ritel Debotabek dan menjadikan total pasokan kumulatif menjadi 2,66 juta meter persegi.

“Pasokan baru dari proyek-proyek seperti Omotesando Bintaro, Greenwalk Mall, dan Bintaro Jaya Xchange 2 diharapkan masuk ke pasar Debotabek pada semester kedua tahun ini. Jika semua pusat baru yang diusulkan memenuhi jadwal penyelesaiannya, total pasokan akan mencapai 2,71 juta meter persegi pada akhir tahun 2022,” ujar Arief Rahardjo, Director, Strategic Consulting Cushman & Wakefield Indonesia dalam siaran pers, Selasa (16/8).

Dari sisi tarif sewa, tercatat relatif tidak berubah yaitu Rp451.800 per meter persegi per bulan, untuk ruang ritel khusus di GF. Tarif service charge juga tidak berubah yaitu sebesar Rp133.500 per meter persegi per bulan. Terlepas dari peningkatan pasar secara umum, pemilik mal diperkirakan akan tetap berhati-hati dan akan mempertahankan tarif sewa atau service charge mall mereka pada tahun 2022, lebih berfokus pada strategi untuk meningkatkan tingkat hunian.

“Akibat lalu lintas mal secara bertahap kembali ke pusat-pusat ritel Debotabek, tingkat kekosongan diperkirakan akan menurun, dan tren positif dari net take up akan berlanjut pada semester akhir tahun 2022,” jelas Arief.

Tags
#mall #Berita Properti #properti #ritel #Tangerang #cushman & wakefield #Bogor #depok #Bekasi