Jembatan Layang di Stasiun MRT ASEAN Mulai Dibuka untuk Umum

Jembatan Layang di Stasiun MRT ASEAN Mulai Dibuka untuk Umum
Jembatan layang stasiun MRT ASEAN (mrt)

Jakarta, Properti Indonesia – Jembatan layang di Stasiun MRT ASEAN telah dibuka untuk umum sejak Jumat (7/5) lalu. Jembatan yang dibangun sejak Oktober 2019 ini merupakan bagian dari rencana induk (grand design) simpang Cakra Selaras Wahana (CSW), tepatnya berlokasi di area trotoar Jalan Kiai Maja, di depan Gedung PLN Area Bulungan.

Jembatan layang ini sendiri akan menghubungkan antara Stasiun ASEAN dan Halte Transjakarta CSW bus koridor 13. Berdasarkan keterangan dari akun official MRT di jejaring sosial Instagram Senin (24/5), jembatan layang ini memiliki panjang sekitar 144 meter dan lebar 4,5 meter, kemudian dilengkapi dengan eskalator, tangga, dan elevator atau, serta rak sepeda.

Selain itu terdapat railing pada koridor dan atap dengan konsep yang mengoptimalkan aliran udara secara alami. Meskipun telah dibuka untuk publik, pembangunan jembatan layang belum selesai sepenuhnya. Pihak MRT akan memastikan proses pengerjan konstruksi tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kemudian pada pintu lift di jembatan ini didesain dengan menggunakan pedal injak sesuai dengan lantai tujuan, hal ini merupakan bagian dari upaya pengurangan potensi penyebaran Covid-19.

Pada ujung jembatan akan tersambung dengan area beranda peron sehingga masyarakat bisa langsung masuk ke area berbayar melalui gerbang pengetapan atau tapping gate Stasiun MRT ASEAN. Serta tinggi jembatan dari permukaan jalan sekitar tujuh meter. Terlihat akan ada dua akses langsung penghubung dengan lingkar CSW.

Tags
#Infrastruktur #Berita Properti #properti