Jakarta, Properti Indonesia - Jembatan Kaca di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru (BTS), Provinsi Jawa Timur, yang termasuk dalam Terminal Wisata Seruni Point dan Infrastruktur Permukiman Cemorolawang rencananya akan diresmikan pada awal tahun 2024.
Jembatan kaca tersebut juga diproyeksikan menjadi ikon baru di KSPN Bromo-Tengger-Semeru. Jembatan ini memiliki panjang 120 meter yang dibangun oleh Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS) Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga.
Kepala BGTS Fahmi Aldiamar mengatakan bahwa jembatan tersebut telah melalui uji beban (loading test) untuk menguji performa struktur dan keamanan jembatan, sehingga mampu memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi wisatawan setelah dioperasikan.
“Dari uji beban, diperoleh bahwa Jembatan Kaca dapat memikul beban hingga 8,4 Ton atau setara dengan 100 orang. Namun dalam tahap operasional, perlu dipertimbangkan kembali kepadatannya dari segi keamanan dan kenyamanan pengunjung,” ujar Fahmi dalam keterangannya, Selasa (26/12).
Jembatan memiliki lebar 1,5 - 3 meter dengan konstruksi jembatan menggunakan tiang bor bertulang dan struktur kaca berlapis (laminated tempered glass) setebal 25,55 milimeter atau 2,5 cm. Letaknya berada di Dusun Cemorolawang, di atas jurang 80 meter. Serta jembatan kaca terdiri dari dua lapis sehingga keseluruhan ketebalan kaca mencapai 5 cm.