Harga Rumah di Hong Kong Tahun Turun 3,3 Persen

Harga Rumah di Hong Kong Tahun Turun 3,3 Persen
Hong Kong real estate (Bloomberg)

Jakarta, Properti Indonesia – Harga rumah di Hong Kong mengalami penurunan sepanjang tahun 2022. Berdasarkan data bulan November 2022, penurunan tercatat sebesar 3,3 persen atau merupakan level terendah sejak Agustus 2017. Sementara, di bulan Oktober harga rumah turun 2,7 persen. 

 Dikutip dari Channel News Asia, Jumat (30/12), penurunan harga ini merupakan yang terparah selama satu dekade terakhir, dengan total penurunan hingga 13,8 persen. Hal ini disebabkan karena minat beli rumah menurun, kondisi di pusat keuangan Aisa yang terbebani oleh prospek ekonomi yang lemah, kenaikan biaya hipotek, dan wabah Covid-19 pada awal tahun.

Konsultan properti Cushman & Wakefield memperkirakan harga rumah di Hong Kong pada 2023, menurun 5 persen lebih rendah dari tahun ini, dengan proyeksi harga akan stabil di paruh kedua setelah ekspetasi puncak suku bunga.

Sementara itu, konsultan JLL memperkirakan harga turun 10 persen di 2023 untuk pasar perumahan di Hong Kong. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk mengambil kesempatan untuk membeli, karena pasokan unit dan pengembang masih tinggi sebab tidak terjual sepanjang 2022. Ini juga akan mendorong pengembang untuk menawarkan diskon.

Kemudian harga jual beberapa proyek baru bisa 7-13 persen lebih rendah dari harga rata-rata pasar sekunder di area yang sama. Meski begitu terdapat proyek baru yang akan hadir, salah satu pengembang besar Hong Kong yakni CK Asset Holdings akan mengembangkan perumahan di daerah kota Kai Tak.

Tags
#hunian #rumah #Berita Properti #properti