Harga Apartemen Sewa di Jakarta Naik 5 Persen

Harga Apartemen Sewa di Jakarta Naik 5 Persen
Apartemen di Jakarta (Properti Indonesia)

Jakarta, Properti Indonesia - Konsultan properti Knight Frank Indonesia dalam laporan terbarunya Jakarta Property Highlight menyebutkan tingkat sewa apartemen di semester kedua 2022 perlahan naik. 

Terdapat penguatan tipis pada tingkat hunian apartemen sewa di Jakarta menjadi 60,99 persen atau meningkat 2,19 persen dari semester sebelumnya, dengan harga sewa juga mengalami pertumbuhan sebesar 0,99 persen secara tahunan.

"Kedatangan Warga Negara Asing (WNA) dari Jepang, India, Korea untuk melakukan kegiatan bisnos di Indonesia berdampak positif terhadap perbaikan performa subsektor apartemen sewa pada semester kedua tahun 2022," ujar Syarifah Syaukat, Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia dalam Press Conference - Jakarta Property Highlight H2 2022, Kamis (23/2). 

Kontribusi pasar domestik untuk keterisian ruang apaetemen sewa dalam jangka pendek melalui tren staycation juga terus berlangsung hingga akhir tahun 2022. Sementara itu, terdapat pasokan tambahan dari proyek relaunch yang masuk ke pasar di semester II 2022. Akibatnya, jumlah pasokan apartemen sewa naik menjadi 9.395 unit.

Jika dilihat hingga tahun 2028, maka masih akan ada 1.876 unit baru masuk ke pasar. Selain itu, sekitar separuh atau sekitar 56 persen dari total apartemen baru yang seharusnya terjadwal masuk di akhir 2022 tertunda ke tahun 2023. Total pasukan apartemen sewa di Jakarta pada tahun 2023 akan bertambah sekitar 1.288 unit.

Sebanyak 29 persen proyek apartemen sewa mulai menaikkan harga sewa, namun untk seluruh proyek apartemen non-sewa di wilayah non-CBD masih menahan harga.

Secara tahunan rata-rata harga sewa meningkat 5 persen pada apartemen sewa dan 6,8 persen pada non sewa. Dengan harga rata-rata untuk apartemen sewa di kawasan CBD sekitar Rp350.000 dan non-CBD sekitar kurang lebih Rp250.000. Untuk non sewa di kawasan CBD kurang lebih Rp150.000 dan non-CBD sekitar Rp250.000.

“Perbaikan pertumbuhan ekonomi berimplikasi positif terhadap perbaikan performa sektor apartemen sewa di akhir tahun 2022, namun kekhawatiran resesi global memberikan kewaspadaan tersendiri yang terekam dari belum optimalnya performa apartemen sewa di akhir tahun 2022," jelas Willson Kalip, Country Head Knight Frank Indonesia. 

Tags
#hunian #apartemen #Berita Properti #properti #knight frank