Dua Developer Malaysia Bangun 20 Tower Apartemen di IKN

Dua Developer Malaysia Bangun 20 Tower Apartemen di IKN
Ibu Kota Nusantara

Jakarta, Properti Indonesia - Dua perusahaan properti asal Malaysia akan melakukan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), yaitu IGM Properties dan Maxim Global Berhad. Kedua perusahaan tersebut berencana membangun 20 tower rumah susun (rusun) atau apartemen. 

Badan Otorita Nusantara (OIKN) Agung Wicaksono mengatakan bahwa kedua perusahaan tersebut akan membangun masing-masing 10 tower rusun, dan saat ini sedang menyelesaikan studi kelayakan (feasibility study) untuk menentukan besaran investasi pembangunan rusun dan evaluasi oleh pemerintah sebelum mendapat izin memulai pembangunan. 

"Ada perusahaan Malaysia, dua perusahaan yang sudah masuk ke tahap feasibility study. Kalau sudah, nanti dievaluasi oleh pemerintah, tender, dan mereka bisa bangun," ujar Agung dalam Asean Business and Investment Summit (ABIS) 2023 di Hotel Sultan, Jakarta, dikutip Senin (4/9). 

Otorita IKN juga telah mencatat ada sebanyak 270 Letter of Intent (LOI), di mana surat investasi tersebut didominasi dari perusahaan dalam negeri, sementara sisanya berasal dari Singapura, Malaysia, Jepang dan Korea Selatan. 

Lanjut Agung, terdapat 10 perusahaan swasta yang juga berencana membangun sebanyak 200 tower rusun. Perusahaan ini ada yang berasal dari Indonesia, konsorsium Tiongkok dengan Indonesia dan dari Korea. Perusahaan asal Indonesia di antaranya ada Summarecon, PT Intiland Development Tbk, Triniti Land, hingga Ciputra Group. Sementara itu, Agung Sedayu Group akan menggarap proyek seperti pusat perbelanjaan, hotel, dan lainnya. 

"47 rusun itu dari APBN (oleh Kementerian PUPR). Kalau yang swasta ini estimasi kita ada 200 tower, yang menyampaikan minat dan sekarang sedang diproses studi kelayakan," imbuh Agung. 

Tags
#Berita Properti #properti #rusun #IKN