Jakarta, Properti Indonesia – Konstruksi bangunan yang berkualitas hadir dari penggunaan material dan pengerjaan yang berkualitas. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan dalam satu proyek pembangunan konstruksi.
Specifier Engineer PT Mapei Indonesia, Jeffry mengatakan bahwa dalam bidang konstruksi, suatu proyek tidak hanya cukup mengandalkan material yang berkualitas tetapi juga perlu didukung pengerjaan yang berkualitas.
Standar produk yang tinggi juga dimiliki oleh Mapei, produsen material konstruksi, seperti lantai yang memerlukan CSM (Clean room Suitable Material) untuk di farmasi atau rumah sakit yang harus steril. Kemudian, lantai anti static epoxy yang diperlukan di area bertegangan tinggi seperti area data center, dan perkuatan struktur seperti jembatan hingga gedung tinggi, yang mana material sangat direkomendasikan untuk dikerjakan oleh profesional yang sudah terlatih dan tersertifikasi oleh Mapei Indonesia.
“Namun, kesadaran masyarakat terkait pentingnya penggunaan material konstruksi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan, pentingnya kualitas dari pekerjaan yang harus dilakukan sesuai dengan tahap prosedur, dan pemilihan produk harus tepat, yang diperlukan perlu ditingkatkan lagi,” ujar Jeffry dalam media briefing bersama Mapei Indonesia di Jakarta, Kamis (9/3).
Dalam kesempatan yang sama, Indrasuryo Budisantoso selaku National Sales Manager PT Mapei Indonesia juga mengatakan, pemilihan material yang tepat juga menjadi indikator yang menentukan kekuatan sebuah bangunan. Hal ini karena komponen bangunan bisa berbeda pengaplikasiannya, meskipun dalam fungsi yang sama.
“Duna konstruksi di Indonesia masih belum terlalu mengenal produk base on standard, misalnya material untuk menempel keramik ya sudah biasa saja. Padahal kalau mau pasang marmer atau keramik biasa, perekatnya itu berbeda,” jelas Indra.
Mapei sendiri merupakan produsen atau supplier material konstruksi yang masuk ke pasar Indonesia sejak tahun 2015. Sementara Mapei secara global berdiri pada tahun 1937 di Milan, Italia. Saat ini Mapei merupakan salah satu produsen perekat dan pelengkap produk kimia yang digunakan dalam industri bangunan, seperti produk anti air, mortar khusus, bahan tambahan untuk beton, produk untuk konstruksi bawah tanah, restorasi beton dan bangunan bersejarah.
Selain berfokus pada infrastruktur seperti jalan dan jembatan, Mapei Indonesia juga mengerjakan bangunan-bangunan residensial seperti rumah tapak, kemudian highrise building seperti apartemen, hotel, mal, hingga bangunan mixed-use.
“Selain infrastruktur, kita juga mengerjakan building-building residenial dalam hal ini rumah tapak, highrise apartment, hotel, mal, dan mixed-use. Bahkan saat ini kita sudah tahun ketiga MOU dengan developer properti Summarecon,” tutur Indra usai media briefing.
Sebagai informasi, salah satu upaya meningkatkan kesadaran penggunaan material konstruksi yang sesuai, PT Mapei Indonesia menggagas kompetisi “Viralin Projectmu”. Kompetisi tersebut merupakan bentuk apresiasi Mapei Indonesia kepada pihak yang berpartisipasi memajukan industri konstruksi Indonesi dengan pemilihan material yang sesuai dan proses aplikasi yang tepat.
“Melalui kompetisi tersebut, Mapei Indonesia mengajak masyarakat untuk mengenal pentingnya penggunaan produk material konstruksi serta kualitas pengerjaan bangunan demi menghindari kerusakan-kerusakan bangunan yang tidak perlu,” jelas Jeffry.