Jakarta, Properti Indonesia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI targetkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera sebanyak 6.000 unit rumah pada akhir triwulan I-2021. Penyaluran ini ditujukan untuk membantu masyarakat memiliki hunian, yang juga menjadi program pemerintah yaitu KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Penyaluran KPR Sejahtera FLPP ini dilakukan oleh bank yang telah menjadi mitra pemerintah termasuk BRI. “BRI bersama para pengembang perumahan yang tergabung di Real Estat Indonesia (REI) berkomitmen terus menyalurkan KPR Sejahtera FLPP meski pandemi Covid-19 masih berlangsung,” ujar Executive Vice President Consumer Lending Sales & Development BRI, Handaru Sakti, Minggu (14/2).
Pada Januari 2021 BRI telah melakukan akad massal KPR Sejahtera FLPP dengan 613 debitur dari Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua secara virtual. Hal ini sebagai komitmen BRI menghindari kerumunan di tengah pandemi.
Sementara, sepanjang tahun 2020, penyaluran KPR oleh BRI meningkat 10,9% secara tahunan. Sementara itu di tahun ini penyaluran KPR diprediksi meningkat seiring bertambahnya anggaran FLPP yang diberikan oleh Kementerian PUPR. Alokasi FLPP yang disalurkan tahun ini sebesar Rp8,1 triliun atau naik Rp7,9 triliun di tahun 2020.