Bendungan Sukamahi Mengusung Konsep Ekowisata

Bendungan Sukamahi Mengusung Konsep Ekowisata
Bendungan Sukamahi (PUPR)

Jakarta, Properti Indonesia – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini sedang mengembangkan kawasan konservasi pada Bendungan Sukamahi, Kabupaten Bogor dengan konsep Taman Ekowisata (ecotourism park).

Pembangunan bendungan ini menjadi bagian dari rencana induk (master plan) pengendalian banjir Ibu Kota Jakarta, sekaligus pengembangan ekowisata kawasan Puncak Bogor dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan mengedepankan perlindungan ekosistem.

“Tujuan utama konsep ini adalah mempromoskan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan dengan mengembangkan potensi yang ada dengan cara yang berkelanjutan,” ujar Menteri PURP Basuki Hadimuljono dalam keterangannya di laman PUPR, Kamis (15/4).

Pembangunan bendungan ini nantinya akan memanfaatkan kawasan terpadu pada bendungan, dengan konservasi alam pada area sabuk hijau (greenbelt) dikembangkan menjadi forest conservation park. Kawasan bendungan juga dilengkapi fasilitas garden in the forest, trail, rest area, dek wisata, toilet, signage dan pusat informasi, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pariwisata seperti rekreasi outdoor, bushwalking, jogging, cycling, horse riding, bird watching, dan lain-lain.

Bendungan Sukamahi sendiri telah direncanakan pembangunannya sejak tahun 1990 dan mulai dibangun pada 2017 dengan progres konstruksi hingga 71,21% pada 9 April 2021. Memiliki volume tampung sebesar 1,68 juta m2 dengan luas area genangan 5,23 hektar. Pekerjaannya saat ini meliputi struktur beton pada bangunan pelimpah, timbunan pada bendungan utama, pekerjaan hidromekanikal, dan kelengkapan fasilitas umum.

 

Tags
#Berita Properti #Kementerian PUPR #properti #Bendungan