Jakarta, Properti Indonesia – PT Agung Podomoro Land Tbk APLN) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Kementerian Perhubungan, Pemkab Tangerang, dan Pemkab Bogor berencana melakukan pembangunan ekstensi Stasiun Tigaraksa di Kabupaten Tangerang dan fly over di Tenjo, Kabupaten Bogor. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan aksesibilitas bagi masyarakat.
Direktur Utama APLN, Bacelius Ruru mengatakan, pengembang telah menyiapkan lahan seluas 2,2 hektar untuk pembangunan kedua proyek tersebut. Proyek ekstensi stasiun dibangun dari Stasiun Tigaraksa yang berjarak 750 meter dari Stasiun Tigaraksa eksisting. Kedua bangunan stasiun akan dihubungkan dengan pedestrian skybridge sepanjang 600meter.
Bangunan ekstensi stasiun nantinya akan terintegrasi dengan kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang dikembangkan APLN. Adapun peran APLN dalam proyek infrastruktur transportasi kereta api ini sejalan dengan agenda perseroan untuk mengembangkan kawasan TOD di Kota Podomoro Tenjo.
“Proyek dimulai pada groundbreakingnya sekarang, tapi perkiraan kita selesaikan konstruksinya satu tahun,” ujar Bacelius dalam siaran pers, Sabtu (16/10).
Kemudian untuk Flyover Tenjo akan menghubungkan Kota Podomoro Tenjo dengan Stasiun Tigaraksa dengan panjang jembatan 270 meter dan tinggi tujuh meter. Pembangunan fly over ini juga untuk mengatasi kemacetan di perlintasan kereta api sekitar kawasan tersebut.
“Pembangunan ekstensi Stasiun Tigaraksa dan Fly Over Tenjo ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor yang sehari-hari bepergian menggunakan Commuter Line,” jelas Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha KAI, Sandry Pasambuna.