Jakarta, Properti Indonesia – Pengembang properti PT Adhi Commuter Properti (ADCP) terus fokus untuk mengembangkan proyek hunian berbasis transit oriented development (TOD) yang berdekatan dari stasiun LRT Jabodetabek.
“Konsep hunian TOD yang menempel langsung kepada transportasi massal di Jabodetabek sangat relevan bagi masyarakat dengan tingkat mobilitas yang tinggi,” ujar Direktur Utama ADCP, Rizkan Firman dalam keterangan tertulis, Kamis (16/9).
Light rapid transit (LRT) menjadi salah satu tulang punggung transportasi massal di Jabodetabek (Jakarta – Bogor – Depok – Bekasi), di samping kereta rel listrik (KRL), mass rapid transit (MRT), dan bus rapid transit (BRT). Saat ini berbagai proyek TOD ADCP berada di dekat jalur LRT, diantaranya Cibubur-Cawang, Cawang-Dukuh Atas, dan Cawang-Bekasi Timur.
Direktur Pemasaran Adhi Comuuter Properti, Indra Syahruzza, juga menyampaikan bahwa animo masyarakat akan hunian konsep TOD yang dikembangkan ADCP cukup tinggi. Penjualan pre-sales untuk proyek-proyek ADCP hingga kini mencapai 58,1% untuk 11 proyek yang saat ini dikembangkan.
“Hal ini menunjukkan permintaan kuat untuk kelas akses residensial berkonsep TOD yang terletak di simpul-simpul transportasi utama. Sekaligus membuktikan bahwa konsep TOD menarik sebagai tujuan investasi,” jelas Indra.
Pihak ADCP optimis akan bisnis hunian TOD yang tengah dikembangkan perusahaan. Terlebih adanya dukungan dari pemerintah berupa pelonggaran PPN hingga 100% untuk properti bernilai hingga Rp2 miliar dan 50% untuk properti bernilai lebih dari Rp2 miliar hingga Rp5 miliar.