Jakarta, Properti Indonesia - Di tengah fluktuasi kondisi perekonomian dan gejolak geopolitik global yang terjadi sepanjang tahun 2022, kondisi perekonomian nasional masih mampu memperlihatkan tren penguatan pada berbagai leading indicator, tak terkecuali sektor properti. Indikator ini terlihat pada pencapaian kinerja sejumlah developer yang terus bertumbuh positif, bahkan mampu menumbuhkan asset mereka secara signifikan.
Bagi suatu perusahaan, asset menjadi sangat penting karena berfungsi untuk menjaga kondisi finansial agar tetap aman, menjaga kekayaan, serta meningkatkan fundamental ekonomi. Sebagai catatan, apabila suatu perusahaan memiliki kinerja baik, maka akan menghasilkan nilai penjualan sekaligus laba bersih yang baik pula. Nantinya, semua laba tersebut berubah menjadi asset yang dimiliki oleh perusahaan.
Nah, kali ini Properti Indonesia memeringkatkan sejumlah emiten properti ke dalam daftar tujuh developer properti dengan aset terbesar di Indonesia. Setidaknya tujuh developer properti ini memiliki total aset sebesar Rp275 triliun lebih hingga akhir September 2022.
PT Bumi Serpong Damai Tbk
Setelah bertengger di posisi dua selama beberapa waktu, pengembang kawasan kota mandiri BSD City ini akhirnya berhasil bertengger ke posisi pertama sebagai motor penguasa asset developer nasional, menggeser PT Lippo Karawaci Tbk. Hingga September 2022, total aset developer dengan kode BSDE ini mencapai Rp64.1 triliun atau naik 6,7% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp60.1 triliun.
PT Lippo Karawaci Tbk
Perusahaan yang didirikan Mochtar Riyadi ini berada di peringkat kedua sebagai emiten properti dengan jumlah asset terbesar di Indonesia. Total asset PT Lippo Karawaci Tbk per September 2022 mencapai Rp51.1 triliun atau tergerus 18,9% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp63 triliun.

PT Ciputra Development Tbk
Ciputra Group menjadi salah satu emiten properti yang cukup konsisten dalam upaya meningkatkan pertumbuhan assetnya. Total asset PT Ciputra Development Tbk per September 2022 mencapai Rp41.3 triliun. Jumlah asset ini naik 3,2% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp 40 triliun.
PT MNC Land Tbk
Meski lansiran proyek-proyek barunya belum seaktraktif developer papan atas lainnya, namun emiten properti dengan kode KPIG ini memiliki asset yang cukup besar. Total asset PT MNC Land Tbk per September 2022 mencapai Rp31.7 triliun atau meningkat 3,9% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp30.5 triliun. Nilai asset ini membawanya tergabung dalam empat besar developer properti dengan asset terbesar di Indonesia.
PT Pakuwon Jati Tbk
Emiten properti yang didirikan oleh Alexander Tedja ini berada di posisi kelima sebagai developer dengan nilai asset terbesar. Total asset PT Pakuwon Jati Tbk per September 2022 mencapai Rp30 triliun. Jumlah ini naik 4,7% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp28.6 triliun.
PT Agung Podomoro Land Tbk
Pengembang Podomoro City ini berada diurutan keenam sebagai developer dengan nilai asset terbesar. Total asset PT Agung Podomoro Land Tbk per September 2022 mencapai Rp29.6 triliun atau turun 2,6% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp30.4 triliun.
PT Summarecon Agung Tbk
Hingga Kuartal 3 2022, asset PT Summarecon Agung Tbk tercatat sebesar Rp27.5 triliun sekaligus tercatat sebagai emiten properti dengan total asset terbesar ketujuh di Indonesia. Dalam satu tahun, nilai asset pengembang Kota Summarecon Serpong ini bertambah sebesar Rp 2 triliun atau meningkat 8,1% dibanding Q3 2021 yang tercatat sebesar Rp 25.4 triliun.