Bekasi, Properti Indonesia - Membangun pusat komersial dan kawasan hunian modern. Inilah mimpi yang coba diwujudkan PT Summarecon Agung, Tbk lebih dari satu dekade silam saat mengembangkan kawasan perumahan Summarecon Bekasi. Di area seluas 270 hektar ini, Summarecon berupaya menebar gagasan besar yang tidak hanya membangun hunian modern berwawasan lingkungan namun juga menciptakan pusat komersial yang akan menumbuhkan sentra bisnis dan sentra transaksi bisnis sebagai salah satu strategi Perseroan mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi.
Summarecon Bekasi yang dikembangkan pada April 2010 lalu ini merupakan township ketiga yang dikembangkan Summarecon Agung, menyusul kesuksesan township pertama Summarecon Kelapa Gading dan Summarecon Serpong. Saat itu, Summarecon sengaja menunggu waktu yang tepat untuk mengembangkan Summarecon Bekasi. Padahal lahannya sendiri sebetulnya sudah dibebaskan sejak tahun 1980 silam.
Baca Juga : Terbitkan Right Issue 3,6 Miliar Saham, Summarecon Agung Perkuat Struktur Permodalan
Memasuki tahun 2010, momentum itu pun hadir ketika kota Bekasi mulai matang dan bisnis properti membaik secara makro. Pengembangan Kota Summarecon Bekasi ditandai dengan pembangunan Flyover KH Noer Ali yang terbentang dari Jl. Ahmad Yani melewati jalur kereta api di bawahnya, hingga jalan Bulevard Ahmad Yani kota Summarecon Bekasi. Atau lebih tepatnya menghubungkan Kota Bekasi bagian Selatan dengan Kota Bekasi Bagian Utara.
Di penghujung April 2010, Summarecon Bekasi meluncurkan produk perdananya, yaitu klaster Palm dan klaster Maple yang merangkum sebanyak 450 unit rumah. Kedua klaster ini menghimpun unit-unit rumah 2 lantai mulai dari tipe 7/17 m2 sampai dengan 10 /17 m2 dengan harga awal mulai dari Rp550 juta. Saat penjualan perdana digelar, sebanyak 450 rumah langsung ludes terjual hanya dalam tempo 5 jam saja. Kesuksesan ini membuat Summarecon kembali meluncurkan klaster ketiga Acacia yang juga terjual habis dalam waktu singkat.
Baca Juga : Sepanjang 2020 Summarecon Agung Catat Penurunan Laba Signifikan
Sukses di residensial, Summarecon Bekasi mulai merambah ke produk komersial dengan meluncurkan Sinpasa Commercial, berupa ruang usaha 4 lantai yang menghimpun 92 unit ruko berbagai tipe mulai dari lebar 5, lebar 7, lebar 8 dan lebar 10. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp1 milar sampai dengan Rp6 miliar. Saat itu Sinpasa berhasil mencetak rekor penjualan karena sold out dalam waktu 3 jam saja dan tercatat sebagai ruko pertama di Bekasi dengan harga Rp6 miliar.
Sebagai kawasan hunian modern dan komersial, Summarecon benar-benar dirancang sebagai kota berwawasan lingkungan. Karena itu, aspek sosial juga tak luput dari perhatian Summarecon kala itu. Selain membangun flyover, developer ini juga membangun perimeter ditch sepanjang 13 kilometer yang berfungsi untuk menampung air dari pemukiman sekitar kawasan. Summarecon juga membangun sistem pengendali banjir berupa 3 danau buatan yang total luasnya hampir 10 hektar. Danau tersebut berfungsi sebagai penampung agar air tidak mengalir ke pemukiman penduduk di kala musim hujan tiba. Tak hanya itu, sebanyak 8.885 pohon saat ini telah ditanam untuk pemenuhan oksigen bagi lebih dari 16 ribu jiwa, yang kini dapat dinikmati oleh 10 ribu warga yang sudah tinggal di Summarecon Bekasi.
Magnit baru bagi Property Seeker
Sejak dikembangkan pada 11 tahun lalu sampai dengan saat ini, perumahan Summarecon Bekasi terus mengalami pertumbuhan yang sangat progresif. Intensifikasi pembangunan berbagai produk properti, baik hunian maupun komersial berikut fasilitas lainnya terus berlangsung. Pusat perbelanjaan, area komersial, sekolah, dan pusat kuliner, terangkum dalam satu kawasan potensial. Teranyar, ada La Spezia - Waterfront Culinary, Financial Center Summarecon Bekasi dan menyusul Rumah Sakit Permata Keluarga.
La Spezia, menjadi daya Tarik baru bagi mereka yang membutuhkan oase of calm di area Bekasi. Area ini berlokasi di tepi danau dan mengusung konsep area waterfront culinary dengan total luas 1968m2. La Spezia nantinya dibagi menjadi 9 area, yaitu Center Building, East Building, West Building, Lawn, Event & Exhibition Area, Promenade, Wooden Deck, Jetty dan Parking Lot. Sementara, Financial Center Summarecon Bekasi merupakan kawasan ruang usaha bagi bisnis perbankan di Bekasi. Adapun, Rumah Sakit Permata Keluarga akan dibangun di kawasan BCBD Summarecon Bekasi dengan mengambil 4 kavling sekaligus serta view menghadap ke danau.

Kawasan La Spezia
Tak hanya pertumbuhan berbagai produk, sebagai kawasan hunian berskala kota, Summarecon Bekasi juga merupakan kawasan hunian dengan nilai investasi tinggi. Hal ini dikarenakan, Summarecon Bekasi diapit berbagai kawasan komersial dan industri serta dikelilingi berbagai akses infrastruktur yang mudah dijangkau sehingga berdampak pada besarnya minat masyarakat untuk memiliki hunian di sini. Dan pada akhirnya, turut berimbas pada perolehan capital gain dengan potensi peningkatan lebih dari 15 % per tahun.
Albert Luhur, Executive Director PT Summarecon Agung, Tbk menuturkan, sejak diperkenalkan dan resmi dibuka pada tahun 2010 lalu, Summarecon Bekasi menjadi daya tarik baru bagi property seeker baik end user maupun investor. “Waktu 11 Tahun menandakan perjalanan bagi kawasan Summarecon Bekasi untuk menjadi semakin berkelas dan mumpuni melalui pengembangan berbagai fasilitas terbaru, promo yang ditawarkan untuk konsumen dan pencapaian serta inovasi hingga saat ini,” ujarnya kepada sejumlah media pada awal April lalu.
Untuk promo, misalnya. Albert mengatakan, bagi konsumen yang tertarik untuk memiliki hunian di Summarecon Bekasi, saat ini pihaknya sedang menggelar Program Take The Easy Way, DP 0% dan Insentif PPN Hingga 100%. “Melalui program Take The Easy Way, para pembeli produk hunian Summarecon Bekasi khususnya unit The SpringLake Apartment, The SpringLake VIEW Apartment dan The Primrose Condovilla bisa menikmati Promo DP 0% dan siap dihuni, termasuk mengikuti program Insentif PPN dari Pemerintah hingga 100%,” sebut Albert.
Dirinya mengatakan, memberikan pelayanan terbaik termasuk kenyamanan dan rasa aman kepada konsumen, saat ini turut menjadi fokus utama bagi Summarecon selain membangun produk. “Salah satunya dengan memberikan program 1 Tahun Bebas Worry, yaitu sebuah jaminan yang diberikan bagi pembeli rumah dan commercial di Summarecon Selama 1 Tahun yang meliputi, kebocoran, kerusakan utilitas, kerusakan sanitair, keretakan dinding dan lantai serta kepudaran genteng dan alumunium,” jelas Albert.
Pasarkan Smarthome terbaru
Dalam kondisi kekinian, Summarecon Bekasi kembali mengembangkan portofolio terbarunya bertajuk Magenta Residence. Layaknya proyek eksisting, hunian terbaru ini pun dikembangkan dengan kualitas kenyamanan yang apik serta desain dan spesifikasi bangunan berkualitas.
Cluster Magenta Residence merupakan cluster ketiga dari The Orchard - pengembangan kawasan Summarecon Bekasi seluas 30 hektar. Hunian 2 lantai ini menawarkan 3 pilihan tipe, yaitu Iris (5x11), Lilac (6x11), dan Plum (7x11), dengan harga mulai dari Rp1 miliaran.

Bentuk fasad Magenta Residence
“Cluster Magenta Residence adalah sebuah terobosan akan hunian yang diadaptasi dari beragam kebutuhan yang paling esensial saat ini, mulai dari rumah dengan lingkungan aman untuk seluruh keluarga, mendukung gaya hidup sehat, nyaman, dan tak kalah pentingnya dapat menunjang kebutuhan harian yang beriringan dengan peran digital. Terlebih, dalam kondisi kekinian berbagai kegiatan lebih banyak dilakukan dari rumah, seperti work from home, study from home, hingga shop from home,” ujar Albert Luhur.
Menurut Albert, hal inilah yang membuat hunian di Magenta Residence sangat diminati masyarakat. Karenanya, saat pertama kali diluncurkan pada Sabtu, 26 September 2020 lalu, Magenta Residence mampu terjual hingga 50 unit dari total 64 unit yang ditawarkan di tahap awal. “Ini adalah kali kedua Summarecon Bekasi melakukan peluncuran proyek secara online, menyusul kesuksesan Srimaya Commercial yang langsung habis terjual hanya dalam waktu 5 jam saat digelar pada 18 Juli 2020 lalu,” sebut Albert optimis.
Selain dikelola oleh Town Management profesional, Magenta Residence juga dilengkapi Fitur teknologi Smart Home untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi para penghuni melalui triple security system, meliputi security dan CCTV 24 jam, sistem keamanan berbasis teknologi seperti face recognition (touchless) serta perangkat aplikasi Smart Home System dan Panic Button yang terintegrasi dengan Pos Keamanan. “Bahkan, untuk menyeimbangi kebutuhan internet cepat, Magenta Residence disiapkan dengan jaringan fiber optic kecepatan tinggi sampai dengan 10Gb per second,” tutur Albert.