WIKA Siapkan Tiga Anak Usaha Melantai di Bursa Hingga 2024 Mendatang

WIKA Siapkan Tiga Anak Usaha Melantai di Bursa Hingga 2024 Mendatang
Tamansari Urban SKY, salah satu portofolio milik Wika Realty (dok Wika Realty)

Jakarta, Properti Indonesia – Setelah sempat tertunda, emiten PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) kembali menyiapkan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tiga anak usahanya yang dimulai pada tahun 2022 mendatang. Agenda tersebut sesuai dengan Rencana Jangka Panjang (RJP) perseroan pada 2020 untuk memperkuat permodalan anak usaha dengan target dana yang besar.

Anak usaha pertama yang akan melantai tahun 2022 yaitu PT Wijaya Karya Industri Konstruksi (WIKON) dengan target dana sebanyak Rp1 triliun. Wijaya Karya Industri Konstruksi memiliki core bisnis dalam pabrikasi baja, alumunium casting, dan plastic injection. “Target dana yang bisa kita raih adalah sebesar Rp1 Triliun," kata Direksi WIKA dalam Public Expose Live 2021, secara virtual, Rabu (8/9) seperti dilansir dari idxchannel.

Menyusul WIKON, ada perusahaan developer PT WIKA Realty yang akan IPO dengan target dana segar sebesar Rp2 triliun. Dana ini dipergunakan untuk menambah permodalan proyek modernisasi hotel. “Rencana IPO ini sudah terprogram sesuai dengan RJP 2020 kita, di mana ada program modernisasi hotel yang penugasannya dibagikan pemegang saham syariah kepada WIKA Realty, sehingga kita harus memperkuat permodalan WIKA Realty," ujar Direksi.

Adapun, pada 2024, WIKA bakal mendorong go public anak usaha PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi (REKON) dengan target dana sejumlah Rp1 triliun. Jika sesuai rencana ketiga anak usaha ini akan melantai di bursa, maka akan ada lima anak usaha WIKA yang IPO. Pada 2014, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) terdaftar di bursa dan pada 2017, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE).

Tags
#Pengembang #Developer #Wika Gedung #BEI #WIKON #REKON #IPO #Wika Realty