Jakarta, Properti Indonesia – Konsultan properti Savills dalam laporan terbarunya mengenai penjualan dan investasi hotel di Asia Pasifik, mencatat volume investasi hotel di Asia Pasifik sebesar USD2,2 miliar di 43 transaksi pada kuartal III 2021. Jumlah tersebut naik 12 persen secara tahunan. Sebanyak 75 persen transaksi didominasi oleh domestik.
Adapun tiga negara teratas yang menyumbang transaksi terbesar adalah Jepang, Korea Selatan dan Taiwan, bersama-sama menyumbang 51% dari total volume penjualan hotel regional.
Jepang memimpin dengan transaksi hotel tertinggi sebesar USD 590 juta, meningkat tajam dibandingkan kuartal yang sama tahun 2020 sebesar USD 168 juta. Sementara Taiwan mencatatkan transaksi sebesar USD 265 juta dalam enam transaksi, hal ini mencerminkan penurunan 72% secara tahunan dengan transaksi terbesar di tahun 2020 dari penjualan Sunworld Dynasty. Kemudian di Korea Selatan mencatatkan lebih dari 10 transaksi dengan pendapatan USD 253 juta.
Menurut Savills, Asia Utara memimpin pemulihan kawasan dengan arus investasi yang kuat, sementara di Asia Tenggara diperkirakan akan terus membuka kembali perbatasan dengan menerapkan berbagai skema perjalanan.
Di Asia Tenggara, Thailand melaporkan penjualan tertinggi dari tiga resor yang berlokasi di Koh Samui, Khao Lak dan Phuket. Tercatat pada periode antara Juli dan September, sekitar 335.000 kamar hotel dipesan di Phuket.