Jakarta, Properti Indonesia - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Istana Negara, pada Rabu (21/02).
Presiden RI menyampaikan terdapat tiga tugas yang diberikan kepada Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Menteri ATR/Kepala BPN dalam 8 bulan ke depan di sisa masa jabatan Presiden Joko Widodo.
Pertama adalah mendorong sertifikasi tanah elektronik agar lebih masif. Kedua, target untuk Hak Guna Usaha (HGU) yang berkaitan dengan perusahaan (PT) harus segera diselesaikan. Ketiga, target 120 juta bidang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) haru bisa diselesaikan.
"Saya kira saya tidak ragu memberikan tempat untuk Kementerian ATR/BPN karena ini urusan manajemen. Saya kira beliau sangat siap," ujar Presiden Joko Widodo dalam keterangannya, dilansir dari laman ATR/BPN, Kamis (22/2).
AHY juga mengatakan akan berkomitmen memberi yang terbaik bagi masyarakat Indonesia, khususnya di bidang pertanahan dan tata ruang. Dalam menjalankan tugasnya, AHY akan tetap menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan Hadi Tjahjanto selaku Menteri ATR/Kepala BPN yang menjabat sebelumnya.
"Ini merupakan sebuah tanggung jawab yang InsyaaAllah akan saya jalankan sekuat tenaga, walaupun kami menyadari ini adalah masa-masa yang tidak panjang, delapan bulan, tapi saya selalu meyakini dalam waktu berapa pun kita bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat dan negara," ungkap AHY.
Adapun dari tiga tugas utama yang diberikan, mendorong sertifikat tanah elektronik ini bisa menjadi solusi berbagai persoalan termasuk tumpang tindih dan permainan oknum mafia tanah.
“Ini masalah keadilan bukan hanya bagi-bagi sertipikat tapi keadilan yang sangat fundamental. Kita juga punya tujuan kalau apa yang dilakukan oleh Pak Hadi selama ini bisa menghadirkan kepastian hukum, khususnya untuk tata ruang, lokasi, dan tanah yang akan digunakan sebagai tempat membangun berbagai infrastruktur di skala strategis nasional maupun lokal, maka investasi akan bergerak," jelasnya.