Tiga Developer Ini Akan Bangun Perumahan di IKN

Tiga Developer Ini Akan Bangun Perumahan di IKN
Ilustrasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara (Indonesia.go.id)

Jakarta, Properti Indonesia – Tiga developer properti akan membangun hunian untuk aparatur sipil negara (ASN) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Ketiga investor tersebut terdiri dari dua perusahaan lokal dan satu perusahaan asing, yaitu PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Risjadson Brunsfield Nusantara – CCFG Corp (Konsorsium CCFG-RBN), dan Korea Land Housing Corporation (KLHC) dengan nilai investasi sebesar Rp41 triliun. 

 Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono mengatakan bahwa investasi ketiga investor dalam membangun hunian di IKN melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Bada Usaha (KPBU). Dengan rincian SMRA sebesar Rp1,67 triliun, CCFG-RBN sebesar Rp30,8 triliun, dan KLHC sebesar Rp8,65 triliun.

Ketiga perusahaan juga sudah mendapatkan Surat Izin Prakarsa Proyek (SIPP) atau Letter of Proceed (LTP) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Saat ini sudah ada 59 pelaku usaha dari berbagai sektor yang sudah mengirimkan Letter of Intent (LOI) untuk berinvestasi di IKN.

“Dari 59 LOI sudah ada tiga yang kita proses maju dan akan diumumkan,” ujar Bambang, dilansir dari Antara, Kamis (5/1).

Menurutnya, pembangunan skala prioritas di IKN adalah perumahan, kemudian diikuti dengan penyediaan air minum instalasi listrik, telekomunikasi, pengolahan limbah dan transportasi. Selanjutnya adalah pembangunan high priority seperti sekolah, rumah sakit, fasilitas lifestyle, olahraga, taman-taman, mal, dan hiburan.

Tags
#Berita Properti #Investasi Properti #properti #perumahan #IKN