Tahun 2022 Jadi Momentum Bagus untuk Sektor Properti

Tahun 2022 Jadi Momentum Bagus untuk Sektor Properti
Perumahan CitraSun Garden, salah satu portofolio milik Ciputra Group (Dok. Ciputra Group)

Jakarta, Properti Indonesia – Sektor properti pada tahun 2022 diproyeksi akan membaik. Hal ini seiring pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan meningkat lebih dari 5 persen serta didukung oleh komoditi dan ekspor yang bagus, termasuk surplus current account juga penanganan Covid-19 dengan baik. 

Managing Director Ciputra Group, Harun Hajadi, menuturkan, bahwa tahun ini akan menjadi momentum yang bagus untuk sektor properti karena bunga yang masih rendah serta bank masih punya selera cukup tinggi untuk menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Selain itu, pemerintah secara resmi juga telah memperpanjang pemberlakuan stimulus Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga akhir Juni 2022 mendatang. Stimulus ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pasar properti.

Managing Director Ciputra Group, Harun Hajadi

Harun Hajadi

“Jangka waktu serah terima sampai Desember 2022, maka bagi kawasan yang infranya sudah terbangun, menyelesaikan bangunan dalam waktu segitu masih terkejar untuk serah terima sebelum Desember,” ujar Harun kepada Properti Indonesia, beberapa waktu lalu.

Dirinya optimis jika properti di tahun ini akan bangkit karena menurutnya salah satu syarat agar sektor properti bangkit kembali adalah Covid-19 dapat terkontrol dengan baik.

"Tidak harus menerapkan PPKM ketat sehingga ekonomi dapat tumbuh di atas inflasi, dengan bunga tetap rendah, KPR dan KPA tetap tersedia, serta inflasi tidak mengakibatkan harga konstruksi naik secara signifikan," tuturnya.

Tags
#hunian #rumah #Ciputra #Berita Properti #Bisnis Properti #properti #Sektor Properti #Insentif #Ciputra Group #PPN