Jakarta, Properti Indonesia – Emiten properti PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka pada Senin (27/6) lalu. Dalam RUPST tersebut, perseroan mendapat persetujuan dan pengesahan laporan tahunan 2021. Termasuk laporan keuangan konsolidasian perseroan dan entitas anak untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2021.
Berdasarkan keterangan manajemen APLN di Bursa Efek Indonesia, Selasa (28/6), sepanjang tahun 2021 APLN membukukan rugi bersih sebesar Rp485,22 miliar. Jumlah tersebut menurun dari laba bersih tahun sebelumnya sebesar Rp180,14 miliar. Kemudian penjualan dan pendapatan usaha tercatat sebesar Rp4,26 triliun atau turun dari tahun 2020 sebesar Rp4,95 triliun. Kemudian laba kotor tahun 2021 sebesar Rp1,43 triliun atau turun dari tahun 2020 sebesar Rp2,20 triliun.
Dalam RUPST APLN juga menyetujui penggunaan laba (rugi) tahun berjalan dan tahun buku 2021, penunjukan akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian dan entitas anak tahun buku 2022, penetapan paket remunerasi anggota dewan komisaris dan direksi persetujuan untuk tahun buku 2022, serta menyetujui penyesuaian pasal 3 anggaran dasar perseroan dengan Klasifikasi Buku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020.
Adapun penjualan properti yang tumbuh positif menjadi sumber utama pendapatan APLN di tahun 2021, sementara bisnis perhotelan dan pusat perbelanjaan mulai bangkit meskipun dihadapi pandemi Covid-19.