Jakarta, Properti Indonesia – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Modernland Realty Tbk yang dilaksanakan pada Jumat (5/11/2021), menghasilkan keputusan untuk menyetujui perubahan susunan anggota Dewan Direksi Perseroan. Dari hasil RUPSLB yang dilaksanakan di Club House Jakarta Garden City, Jakarta Timur tersebut, Herman terpilih sebagai Direktur Keuangan Perseroan yang telah disahkan sejak 20 Agustus 2021 dan akan berakhir pada saat digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2026 mendatang.
Selain perubahan susunan anggota Dewan Direksi Perseroan, dalam agenda RUPSLB ini para pemegang saham juga menyetujui atas Perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik No. 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
Investor Relations and Budgeting Director PT Modernland Realty Tbk. Bobby Heryunda, mengatakan, selain menggelar RUPSLB, Modernland Realty juga saat ini tengah berupaya merampungkan seluruh rangkaian proses Restrukturisasi Global Bond agar lebih efektif sesuai dengan Long-stop date yang disepakati bersama para Pemegang Obligasi yaitu selambatnya tanggal 31 Desember 2021.
“Beberapa poin yang diatur dalam Scheme of Arrangement antara lain, Perubahan Bunga, Perubahan Jatuh Tempo, Janji Penjualan Aset, Jaminan Tambahan, dan ketentuan pembelian kembali dan opsi pelepasan Notes dimana Perseroan telah melakukan Keterbukaan Informasi terkait hal tersebut,” ujar Bobby dalam keterangannya, Jumat (5/11).
Modernland Realty sendiri sepanjang kuartal III 2021 telah merealisasikan beberapa rencana strategis untuk mendongkrak pendapatan usaha Perseroan. Salah satunya, meluncurkan kawasan pusat bisnis bertajuk Jakarta Business District, yaitu sebuah kawasan bisnis komersial (CBD) terbaru seluas 60 hektar yang dilengkapi berbagai fasilitas kegiatan bisnis di Jakarta Garden City.
Direktur PT Modernland Realty Tbk., David Iman Santosa mengatakan, selain pusat bisnis, area CBD dengan estimasi GDV (Gross Development Value) sebesar USD$ 2 Miliar ini nantinya akan terintegrasi langsung dengan premium residensial area, AEON Mall, IKEA, area komersial, pusat pendidikan serta pusat kesehatan. “Jakarta Business District memberi ‘Huge Opportunity’ atau peluang emas bagi seluruh investor untuk bergabung dan menyusul kesuksesan mitra investasi internasional kami,” sebut David.