Proyek Jalan Tol Yogyakarta Bawen Tersambung Menuju Tol Semarang Solo Pada Tahun 2024

Proyek Jalan Tol Yogyakarta Bawen Tersambung Menuju Tol Semarang Solo Pada Tahun 2024
Progres konstruksi pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen untuk Seksi 1 Junction (JC) Sleman-Banyurejo (Dok. Jasa Marga)

Jakarta, Properti Indonesia - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) mencatat progres konstruksi pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen untuk Seksi 1 Junction (JC) Sleman-Banyurejo mencapai 31,31 persen dengan progres pembebasan lahan sebesar 65,64 persen hingga akhir Juni 2023. 

Secara keseluruhan trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dibagi menjadi enam seksi dengan total panjang 76,3 km. Direktur Utama PT JJB, A.J. Dwi Winarsa mengatakan, pembangunan jalan tol ini juga memperhatikan aspek historis dari Keraton Yogyakarta dan situs-situs cagar budaya serta purbakala yang berada di wilayah Yogyakarta. 

"Sedangkan dari sisi penghijauan, kami menargetkan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen mengembangkan sejumlah program beautifikasi jalan tol yang tidak hanya indah dan nyaman namun juga tetap memperhatikan aspek keamanan pengguna jalan,” ujar Dwi dalam keterangan resm, dilansir dari laman Jasamarga.com, Selasa (18/7). 

Selanjutnya, proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen akan tersambung dengan Tol Semarang-Solo pada kuartal keempat tahun 2024. Dengan konstruksi yang menjadi prioritas adalah Seksi 1 JC Sleman-Simpang Susun (SS) Banyurejo sepanjang 8,8 km dan Seksi 6 SS Ambarawa-JC Bawen sepanjang 6,3 km. 

“Untuk seksi 6 SS Ambarawa-JC Bawen nantinya akan terkoneksi dengan Jalan Tol Semarang-Solo. Setelah itu, progres konstruksi akan dilanjutkan pada tiga seksi lainnya yaitu Seksi 2 SS Banyurejo-Borobudur, Seksi 3 Borobudur-SS Magelang dan Seksi 4 SS Magelang-SS Temanggung,” jelas Dwi.

Sementara itu, untuk Seksi 5 SS Temanggung-SS Ambarawa sepanjang 21,4 km akan menjadi seksi terakhir yang menjadi prioritas konstruksi dan akan melengkapi pengoperasian Jalan Tol Yogyakarta-Bawen secara penuh. Hal ini menyesuaikan rencana alokasi dana pembebasan lahan dari Pemerintah serta menimbnag kondisi geografis berupa perbukitan, sehingga PT JJB akan melakukan pembangunan terowongan (tunnel) sepanjang 500 meter di seksi ini. 

Sebagai informasi, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen tergabung dalam Proyek Strategis Nasional untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan infrastruktur. Apabila jalan tol teah beroperasi penuh, peralanan dari Semarang menuju Yogyakarta atau sebaliknya hanya memakan waktu sekitar 1,5 jam. 

Pembangunan jalan tol ini diharapkan dapat melancarkan distribusi barang dan jasa, pengembangan industri dan pariwisata serta meningkatkan konektivitas khususnya di sisi selatan Pulau Jawa.

Tags
#Berita Properti #properti #jalan tol #Jasa Marga #yogyakarta #Semarang