Potensi Investasi di Kawasan Industri Patimban Setara dengan Bekasi dan Karawang

Potensi Investasi di Kawasan Industri Patimban Setara dengan Bekasi dan Karawang
Pelabuhan Patimban (Pelindo I)

Jakarta, Properti Indonesia - Konsultan properti Colliers Indonesia dalam publikasi Market Insight- Investing in The Future: The Advantages of Setting up Industrial Estates in the Port of Patimban, menyebutkan bahwa permintaan kawasan industri di Patimban diproyeksi mengalami peningkatan dan berpotensi akan setara dengan kawasan industri di Bekasi dan Karawang.  

Kawasan industri Patimban ini berlokasi di Pelabuhan Laut Dalam Patimban (Pelabuhan Patimban), Subang, Jawa Barat, merupakan salah satu proyek strategis nasional pemerintah Indonesia dan pembangunannya diharapkan dapat beroperasi penuh pada tahun 2027.

Pelabuhan Patimban juga memiliki beberapa faktor yang dinilai penting bagi pengembang properti maupun investor. Antara lain untuk mengurangi beban kepadatan pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, sehingga diusulkan menjadi salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia yang akan menggunakan teknologi dan sistem digital dalam pengoperasiannya.

"Pengembangan kawasan industri di Patimban diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi pada wilayah tersebut dan mengkapitalisasi ekonomi Indonesia yang berkembang pesat. Hal ini dapat menjadi momentum dan peluang yang baik bagi investor lokal maupun asing untuk mengakuisisi tanah dikarenakan harga masih cukup kompetitif," ujar Colliers Indonesia Head of Industrial and Logistics Services, Rivan Munansa dalam siaran pers, Rabu (10/5). 

Kemudian, lokasi Patimban cukup strategis yaitu sekitar 70 km dari Kawasan Industri Karawang yang akan membantu mengurangi biaya logistik. Juga akan ada lebih banyak lahan yang dapat dikembangkan di sekitarnya, karena dapat membuka peluang untuk memperluas ke koridor Timur Jakarta. Kawasan ini juga akan mengintegrasikan kawasan ekonomi di Bekasi Timur, Karawang dan Purwakarta. Sehingga akan memberikan kemudahan akses ke bahan baku dan pasar ekspor. 

Pemerintah juga secara aktif mempromosikan pengembangan kawasan industri Patimban dengan menawarkan insentif kepada investor, seperti keringanan pajak dan penyederhanaan proses perizinan. Serta dengan infrastrukturdasar yang tersedia, seperti jaringan jalan dan jaringan listrik akan mempermudah dan menghemat biaya untuk mengembangkan kawasan industri di lokasi ini. 

Lanjut Rivan, pengembangan kawasan industri di Patimban diharapkan dapat menarik berbagai industri lain, terutama kendaraan listrik. Pengembangan kawasan industri ini juga sebagai ekspansi ke arah koridor timur membuka potensi untuk bidang usaha lain seperti FMCG dan juga cold storage. 

Kemudian, apabila infrastruktur seperti jalan tol JORR 2 bagian Marunda-Cibitung-Jagorawi-Cijago, jalan tol Jakarta-Cikampek 2 mulai beroperasi, minat dan permintaan kawasan industri diprediksi akan mengalami peningkatan. 

Tags
#Berita Properti #properti #colliers indonesia #kawasan industri