Penyaluran Kredit BCA Meningkat Rp4,1%, Salah Satunya Ditopang Segmen KPR

Penyaluran Kredit BCA Meningkat Rp4,1%, Salah Satunya Ditopang Segmen KPR
Properti (Shutterstock)

Jakarta, Properti Indonesia – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melaporkan kinerja keuangan solid selama sembilan bulan pertama tahun 2021 atau kuartal III 2021. Penyaluran kredit baru naik 13,8% secara tahunan seiring komitmen perusahaan mendukung pemulihan ekonomi. 

Dari sisi pendanaan, dana giro dan tabungan (CASA) juga tumbuh 21,0% year on year (YoY) hingga akhir September 2021. BCA juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp23,2 triliun pada kuartal III 2021 atau naik 15,8% dari periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp20 triliun.

Penyaluran kredit baru tercatat lebih tinggi dibandingkan tingkat pelunasan (loan repayment) sehingga total kredit BCA tumbuh 4,1% YoY menjadi Rp605,9 triliun pada September 2021. Pertumbuhan kredit ditopang oleh membaiknya permintaan dari segmen korporasi dan KPR, di mana kredit pada kedua segmen tersebut masing-masing naik 7,1% YoY dan 6,5% YoY mencapai Rp269,9 triliun dan Rp95,1 triliun.

“Kami mengapresiasi upaya pemerintah dalam mengendalikan kasus Covid-19 di Indonesia, termasuk mengakselerasi program vaksinasi, sehingga aktivitas bisnis mulai menunjukkan pemulihan seiring peningkatan mobilitas,” ujar Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, dalam keterangannya di Bursa Efek Indonesia, Jumat (22/10).

Lanjut Jahja, perpanjangan relaksasi pajak pada sektor properti dan otomotif juga turut menjaga daya beli masyarakat. Bersamaan dengan stimulus pemerintah, BCA kembali menyelenggarakan KPR BCA Online Expo dari 9 September hingga 10 Oktober 2021.

“BCA juga menghadirkan KKB BCA Virtual Mall untuk memberikan penawaran khusus KKB bagi segmen ritel,” imbuh Jahja.

Tags
#Berita Properti #KPR #BCA #properti #bunga kpr bca