Jakarta, Properti Indonesia – Sepanjang tahun 2021 emiten Grup Lippo, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) telah membukukan penjualan sebesar Rp1,84 triliun. Pendapatan ini meningkat 5 persen, dimana kontribusi terbesar berasal dari penjualan rumah tinggal dan apartemen.
Dilansir dari laporan keuangan perseroan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (30/3), pendapatan rumah tinggal dan apartemen memberikan kontribusi sebesar 72,3 persen. Pendapatan rumah tinggal dan apartemen meningkat sebesar Rp1,33 triliun dibanding Rp1,26 triliun pada tahun 2020. Diantaranya, berasal dari proyek Waterfront Estates dan Orange County. Sementara pendapatan industri dan komersial menyumbang 5,9 persen dari total pendapatan.
Perseroan juga melaporkan EBITDA untuk tahun 2021 sebesar Rp465,7 miliar atau meningkat 5,6 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp441,0 miliar. Adapun total aset LPCK menurun 6,0 persen menjadi Rp9,13 triliun pada akhir tahun 2021 dari Rp9,71 triliun pada tahun 2020. Kemudian saldo kas tahun 2021 sebanyak Rp376,2 miliar turun dari Rp635,4 miliar pada 2020, terutama berasal dari pembagian dividen tahun 2021.
“Pada tahun 2021, industri properti menghadapi tantangan berat akibat gangguan yang ditimbulkan oleh Covid-19. Kami didukung oleh kemajuan yang telah kami capai pada tahun 2021 di tengah lingkungan yang penuh tantangan ini dan kami berharap dapat terus memenuhi komitmen kami terhadap kebutuhan masyarakat di Koridor Timur Jakarta dan sekitarnya pada tahun 2022,” ujar Rudy Halim, CEO PT Lippo Cikarang Tbk, dalam siaran pers, Rabu (30/3).
Selain itu, marketing sales yang diraih perseroan sepanjang tahun 2021 mencapai Rp1,23 miliar. Jumlah tersebut meningkat 21,2 persen secara tahunan, dipimpin oleh penjualan lahan industri dan penjualan residensial di Waterfront Estates. Sementara di tahun 2022 ini perseroan menargetkan marketing sales sebesar Rp1,4 triliun.
“Pada tahun 2022, perusahaan menargetkan untuk mencapai pra penjualan sebesar Rp1,4 triliun, yang mana sekitar 60 persen merupakan kontribusi dari rumah tapak harga terjangkau,” imbuhnya. Pada tahun ini perseroan akan meluncurkan klaster rumah tapak baru dengan harga terjangkau di Waterfront Estate, memperbaiki tata kelola dan transparansi, serta meningkatkan penjualan produk komersial untuk mendukung penjualan rumah tapak terjangkau di Waterfront Estate.