Jakarta, Properti Indonesia - Wilayah DKI Jakarta akan mendapat tambahan pasokan apartemen baru, salah satunya berasal dari kawasan CBD Jakarta, setelah lima tahun terakhir diketahui tidak ada pembangunan proyek apartemen baru.
Konsultan manajemen properti, Colliers Indonesia dalam laporannya bertajuk "Kondisi Pasar Properti Q1 2024" memaparkan, bahwa pada kuartal 1 2024 terdapat satu proyek baru yang akan dikembangkan di kawasan CBD Jakarta yaitu Two Sudirman yang merangkum sebanyak 355 unit. Proyek yang berlokasi di dalam kawasan superblok Oasis Central Sudirman ini merupakan kolaborasi antara Taspen Properti, Mitsubishi Estate, dan Benhil Property.
Sementara, tambahan apartemen baru di Jakarta lainnya berasal dari kawasan Non-CBD yang dipasok dari dua proyek yaitu Pluit Seaview (Ibiza Tower) di Jakarta Utara dan Cleon Park di Jakarta Garden City, Jakarta Timur yang menghimpun total sebanyak 838 unit apartemen.
"Hingga dua tahun ke depan atau pada 2026 mendatang diperkirakan terdapat 9.317 unit apartemen yang akan rampung di wilayah DKI Jakarta, dimana sekitar 5 ribu unit diantaranya berlokasi di Jakarta Selatan," ujar Ferry Salanto, Head of Research saat menggelar Colliers Virtual Media Briefing Q1 2024, Rabu (3/4).
Ferry menuturkan, penjualan apartemen strata title di wilayah Jakarta sepanjang kuartal 1 2024 masih melambat dikarenakan sebagian besar calon konsumen masih “wait and see” yang diikuti terlambatnya penerbitan insentif PPN. Kinerja yang sama juga berlaku untuk Serviced Apartment yang tercermin dari menurunnya tingkat hunian menjadi 56,3% akibat low season dan pemilu.
Menurut Ferry, pihaknya memperkirakan jika pasar apartemen akan tetap melambat sampai dengan semester 1 2024, namun ada harapan positif di semester 2 dengan terbentuknya pemerintahan baru yang diharapkan dapat memberikan kepastian terhadap kondisi pasar properti.
"Hal yang perlu diantisipasi pasar adalah kenaikan suku bunga dan nilai tukar rupiah. Meski begitu, saat ini tetap menjadi waktu yang tepat untuk membeli karena insentif PPN yang saat ini masih berlaku dan adanya rencana kenaikan pajak menjadi 12% pada tahun depan. Insentif PPN akan memikat calon pembeli agar terlihat affordable," jelas Ferry seraya menyebutkan jika harga apartemen di Jakarta masih stabil yaitu sekitar Rp 35,6 juta per meter persegi.