Paramount Petals; Rumah Modern Minimalis dengan Fungsi Maksimalis

Paramount Petals; Rumah Modern Minimalis dengan Fungsi Maksimalis
Gerbang kawasan perumahan Paramount Petals (Mita DS / Properti Indonesia)

Jakarta, Properti Indonesia -  Perumahan dengan lokasi strategis, fasilitas lengkap, mudah diakses, dan harga kompetitif, dewasa ini seolah menjadi syarat mutlak bagi masyarakat saat  mencari hunian. Bisa dimaklumi, dalam kondisi faktual masyarakat Indonesia lebih didominasi oleh usia produktif (70,72%) yang menuntut efisiensi dalam berbagai hal. Karena itu, jika ada hunian yang mampu merangkum semua ekspektasi tersebut bisa dipastikan akan menjadi primadona bagi generasi milenial.

Peluang investasi ini disadari banyak pengembang properti dan direalisasikan dengan membangun kawasan-kawasan hunian baru nan modern, tak terkecuali Paramount Land.

Berbekal pengalaman mengembangkan properti berskala kota sejak tahun 2004 di Gading Serpong, Paramount Land kembali hadir dengan sebuah pengembangan properti yang terintegrasi dan berskala kota bertajuk Paramount Petals. Selain mengusung konsep “one – stop living” yang memadukan hunian, komersial, bisnis, fasilitas kesehatan, pendidikan dan hiburan, kawasan ini juga memiliki  lokasi yang cukup strategis dengan akses exit tol Bitung. Dan yang pasti, dengan berbagai kelebihan tersebut, unit-unit rumahnya ditawarkan dengan harga cukup kompetitif.

Direktur Sales & Marketing Paramount Land, M. Nawawi, mengatakan, Paramount Petals direncanakan akan dikembangkan hingga 20 tahun ke depan. Sementara, nilai investasi yang diperkirakan sebesar Rp20 triliun.

Menurut Nawawi, kawasan pengembangan skala kota seluas 300 hektar di sebelah barat Jakarta, tepatnya di wilayah Bitung, Kabupaten Tangerang ini, perencanaannya dirancang oleh masterplanner global AECOM. Portofolio AECOM sendiri di Indonesia sudah cukup populer, sebut saja Navapark di BSD City atau New Garuda Wisnu Kencana di Bali. Sementara, nama Petals sendiri disadur dari bahasa asing yang berarti kelopak bunga.

Kembali ke Paramount Petals, proyek hunian baru yang keunggulannya akan menduplikasi perumahan Paramount Land di Gading Serpong ini mengusung konsep compact city yang merangkum berbagai produk properti terintegrasi lengkap dengan berbagai fasilitas penunjangnya.

“Pesatnya urbanisasi dan meningkatnya kebutuhan hunian berskala besar mendorong kami untuk menghadirkan pengembangan kota baru yaitu Paramount Petals. Seperti halnya Paramount Gading Serpong, Paramount Petals juga dirancang sebagai sebuah kota mandiri dengan berbagai fasilitas kota,” tutur Nawawi kepada Properti Indonesia beberapa waktu lalu.

Menariknya, Paramount Petals sebenarnya belum diluncurkan ke publik, namun proses pembangunannya telah berjalan sejak awal tahun 2020 lalu. Diantaranya, beberapa unit rumah contoh, infrastruktur berupa jalan boulevard, gerbang perumahan serta marketing gallery.

Tampilan area living room pada salah satu rumah contoh di cluster Aster yang mengusung konsep modern minimalis | foto: Mita DS

Konsep modern minimalis

Sebagai tahap awal pengembangan, Paramount Petals akan meluncurkan tujuh klaster dimana klaster pertama yaitu Aster akan menghimpun sebanyak 254 unit rumah berbagai tipe dengan harga mulai dari Rp600 jutaan sampai dengan Rp1,1 Miliar. Unit-unit di klaster Aster nantinya dirancang dengan konsep high ceiling dan opsi mezzanine.

Tak hanya itu, setiap unit rumah di klaster Aster juga mengusung konsep modern minimalis. Aplikasi ini dituangkan mulai dari penataan lansekap, taman-taman maupun arsitektur bangunannya. Karena itu, semua unit rumah tidak memiliki pagar dan menyatu langsung dengan taman juga carport.

Komponen warna pada interior dan eksterior unit unit rumah Aster juga lebih didominasi warna-warna cerah. Selain lebih nyaman, pemilihan warna ini sekaligus untuk memaksimalkan kesan cerah dan luas bagi hunian berukuran minimalis. Warna-warna cerah juga dianggap dapat memudahkan si penghuni rumah dalam memilih furnitur yang tepat sehingga menampilkan kesan harmonis.

Setiap rumah dilengkapi dengan dua sampai tiga area kamar tidur, teras minimalis, living room, ruang makan dan dapur. Hunian ini sengaja dirancang untuk membidik segmen pasar keluarga muda yang menginginkan hunian minimalis namun tetap berkelas sehingga membuat hunian ini sangat lovable living bagi milenials.

Pada hunian type 6x10 misalnya. Dari segi tampilan, meskipun tampak seperti rumah berlantai dua, rumah ini sebenarnya hanya terdiri dari satu lantai saja. Efek ini muncul karena rumah ini memiliki ceiling yang cukup tinggi yaitu sekitar 6 sampai dengan 7 meter.

Dengan luas lahan 60 meter persegi dan luas bangunan 35 meter persegi, rumah ini merangkum dua kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 carport, lengkap dengan mezzanine yang membuat ruangan terasa lebih luas karena dapat dimanfaatkan untuk kamar tidur ataupun ruang kerja.

Tak hanya itu, jika biasanya rumah rumah minimalis tipe 36 keberadaan dapur terbukanya terdapat  di halaman belakang rumah, pada rumah contoh Aster 6x10 ini posisi dapur justru berada di dalam rumah. Dengan demikian si pemilik dapat beraktivitas di dapur dengan nyaman.

Kedua kamar tidur juga terasa sangat lega karena ukurannya yang cukup luas, khususnya kamar tidur utama. Yang tak kalah memukau dari rumah minimalis kebanyakan, kamar mandi di rumah ini cukup kece dan elegan dengan penempatan sebuah westafel meski ukuran ruang terbatas.

Area kamar tidur utama pada salah satu rumah contoh di cluster Aster | foto: Mita DS

Serupa dengan Type 6x10, pada rumah contoh type 6x 12, tampilan rumah juga tampak seperti rumah berlantai dua, meskipun terdiri dari 1 lantai. Dengan luas lahan 72 meter persegi dan luas bangunan 43 meter persegi, rumah ini merangkum 3 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 carport serta mezzanine. Ukuran rumah 6×12 sendiri saat ini cukup familiar terutama di kawasan perkotaan. Sebab, meski tidak terlalu luas, ukuran ini dianggap paling ideal untuk mencukupi kebutuhan hunian minimal sebuah rumah.

Oh iya, ruang tamu atau ruang keluarga, ruang makan, dan dapur ditata dengan konsep open-plan atau ruang terbuka. Konsep ini membuat rumah terasa lebih lega karena dapat memaksimalkan aliran udara dan cahaya karena tidak lagi terhalang oleh keberadaan dinding.

Ketiga kamar tidur juga diletakkan segaris bersebelahan dengan area open-plan sebagai pusat pertemuannya. Last but not least, seluruh unit di Aster Paramount Petals memiliki area lahan terbuka di belakang rumah yang bisa dimanfaatkan untuk taman, tempat bermain anak, kebun buah, tempat bersantai, serta fungsi lainnya.

Kluster Canna

Menyusul kesuksesan Aster, Paramount Petals saat ini juga telah memperkenalkan klaster terbaru bertajuk Canna yang didesain dengan gaya arsitektur modern minimalis serta ukuran dan penataan layout yang efisien secara fungsional.

Diantaranya, penerapan desain high ceiling dengan pilihan lantai mezzanine sehingga dapat memaksimalkan fungsi setiap ruangnya serta menciptakan hunian yang tetap nyaman dan mampu mengakomodasi kebutuhan penghuninya. Canna menawarkan 3 pilihan rumah mulai dari lebar 6, 7 dan 8 dengan panjang bervariasi, yaitu 6x10m2, 6x12m2, 6x15m2, 7x12m2, 7x15m2 serta 8x15m2. Unit- unit rumah di kluster Canna terdiri atas 3 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu, dapur serta carport. Adapun, harga yang dipasarkan mulai dari Rp750 jutaan. Cukup kompetitif bukan!

 

 

 

Tags
#hunian #rumah #jual rumah #Paramount Land #Tangerang #Paramount Petals