Jakarta, Properti Indonesia - Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membukukan total marketing sales pada tahun 2023 sebesar Rp1,35 triliun. Jumlah tersebut sesuai dengan target perusahaan sebesar Rp1,3 triliun.
Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, Ivy Wong mengatakan bahwa pihaknya telah menargetkan marketing sales di tahun 2024 sebesar Rp1,5 triliun. Perolehan marketing sales PWON di 2023 dikontribusi oleh produk-produk high rise sekitar 60 persen dan landed house atau rumah tapak sekitar 40 persen.
"Yang utama produk-produk yang mendapat insentif PPN DTP (PPN ditanggung pemerintah), yaitu produk yang sudah selesai atau yang akan selesai dan bisa diserah terima (hand over) dalam tahun 2024," ujar Ivy kepada Properti Indonesia, Kamis (25/1).
Adapun dalam menghadapi tahun politik ini, kebanyakan investor akan masih "wait and see". Ivy mengungkapkan, biasanya marketing sales akan slow down di tahun politik.
"Karena masih diberikan PPN DTP untuk tahun 2024, end user akan memanfaatkan kesempatan untuk membeli properti. Jadi kita masih netral," ungkapnya.
Lanjut Ivy, di tahun 2024 ini PWON akan fokus untuk mengembangkan beberapa proyek. Di antaranya adalah extension Kokas, Batam Mixed Use dan Pakuwon Mall extension 5.
"Sekaligus kita juga akan buka mall Bekasi di November 2024 dan Pakuwon City Mall extension di Oktober 2024," imbuh Ivy.
Sementara produk-produk yang akan launching yaitu di apartemen Pakuwon Residence Bekasi tower 3, Pakuwon Mall extension 5 tower 3, Pakuwon City tower 3. Serta produk rumah tapak, Grand Pakuwon dan Pakuwon City township tetap ada klaster baru yang akan masuk di tahun 2024.
Pakuwon Jati juga turut membangun proyek properti di dalam kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebelumnya, pada 1 November 2023 Pakuwon Jati melalui entitas anaknya, PT Pakuwon Nusantara Abadi (PNA) memulai pembangunan superblok di IKN yang bernama "Pakuwon Nusantara", tepatnya berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan nilai investasi sebesar Rp5 triliun.
Pembangunan superblok tersebut memiliki lahan seluas7,2 hektar yang terdiri dari pusat perbelanjaan, kondominium, dan tiga hotel. Proyek Pakuwon Nusantara juga menggandeng grup Marriott Internasional, dengan membangun Hotel Four Points by Sheraton. Disusul dengan pembangunan pusat perbelanjaan, hotel Tribute Portfolio by Marriott, hotel Westin dan ballroom.