Okupansi Hotel di Jogja Meningkat Pada Juni 2023

Okupansi Hotel di Jogja Meningkat Pada Juni 2023
Villa Borobudur Resort (villaborobudurresort.com)

Jakarta, Properti Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa tingkat penghunian kamar (TPK) hotel pada bulan Juni 2023 telah meningkat dari masa sebelum pandemi Covid-19. 

Deputi Bidan Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan, TPK hotel klasifikasi bintang pada Juni 2023 tercatat mencapai 53,67 persen. Jumlah tersebut meningkat 3,39 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, dan dibandingkan pada Juni 2019 lalu yang mencapai 52,27 persen. 

"TPK hotel pada Juni 2023 mencapai 53,67 persen atau naik sebesar 4,67 persen poin dibandingkan mei 2023 dan naik sebesar 3,39 persen poin dibandingkan bulan yang sama tahun lalu," ujar Pudji dalam siaran pers, Selasa (1/8). 

BPS mencatat TPK hotel pada Juni 2023 tertinggi berada di Provinsi Daera Istimewa (DI) Yogyakarta sebesar 65,64 persen, diikuti oleh Kalimantan Timur sebesar 62,38 persen dan Bali sebesar 59,59 persen. 

"Peningkatan okupansi hotel ini didorong oleh beberapa event, diantaranya karena ada peringatan Hari Raya Waisak di Borobudur, kemudian juga beberapa event nasional lainnya seperti kegiatan meeting dan convention, serta ada event Jogja Marathon dan pertemuan lainnya," jelas Pudji. 

Sementara itu, untuk TPK non bintang pada Juni 2023 mencapai 24,58 persen atau naik 0,66 poin dari Juni 2022. Kenaikan tertinggi tercatat di Bali yaitu naik sebesar 12,32 poin. Pudji juga menjelaskan, TPK hotel tertinggi pada Juni 2023 tercatat pada hotl bintang 5 yang mencapai 60,01 persen, sedangkan TPK terendah tercatat pada hotel bintang 1 sebesar 32,29 persen. 

Secara keseluruhan, TPK hotel di Indonesia pada Juni 2023 mencapai 41,5 persen atau naik 1,63 persen dibandingkan Juni 2022. Selanjutnya, untuk rata-rata menginap pada hotel klasifikasi bintang pada Juni 2023 yaitu selama 1,6 hari, naik 0,04 poin dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. 

BPS juga mencatat tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juni 2023 meningkat. Pada bulan tersebut, tingkat kunjungan wisman mencapai 1.062 ribu, meningkat 119,64 persen secara tahunan dan naik 12,39 persen dari bulan Mei 2023. 

“Hingga semester I 2023, jumlah kunjungan wisman tahun ini sudah setara dengan 88,12% dari total kunjungan wisman sepanjang 2022. Meskipun jumlah wisman terus meningkat total kunjungan wisman hingga Juni 2023, masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2019 atau sebelum pandemi,” ungkap Pudji. 

Hari libur pada Hari Raya Waisak lalu yang menjadi penyebab peningkatan wisman. Jumlah kunjungan wisman pada Juni 2023 melalui pintu masuk utama sebanyak 908,3 ribu kunjungan, sementara dari pintu masuk perbatasan sebanyak 154,49 ribu.

Kunjungan wisman terbanyak berasal dari Singapura sebanyak 174,4 ribu kunjungan dengan share 16,4 persen atau naik 73,18 persen dari Mei 2023. Diikuti oleh Malaysia mencapai 168,8 ribu atau 15,9 persen, dan Australia mencapai 132,5 ribu kunjungan atau 12,5 persen.

Tags
#Hotel #Berita Properti #properti #yogyakarta