Jakarta, Properti Indonesia – PT Matahari Department Store Tbk berencana melakukan pembelian kembali atas saham-saham atau buyback yang telah dikeluarkan oleh Perseroan yang tercatat pada PT Bursa Efek Indonesia. Adapun dana untuk melakukan buyback tersebut senilai Rp450 miliar.
Aksi korporasi ini dilakukan selama tiga bulan mulai 6 Agustus 2021 hingga 5 November 2021. Dilansir dari keterangan di Bursa Efek Indonesia, Minggu (8/8), pembelian saham tersebut dilakukan atas dasar sebanyak-banyaknya 15% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan. Serta maksimum buyback saham sebanyak 393.922.000 lembar saham.
Baca Juga : Penjualan Matahari Group Tembus Rp2 Triliun di Kuartal II 2021
Perseroan memperkirakan tidak ada dampak signifikan atas biaya pembelian kembali saham 2021 dan tidak ada penurunan pendapatan secara signifikan sebagai akibat dari pelaksanaan pembelian saham kembali tersebut.
“Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham 2021 diharapkan tidak akan mempengaruhi kegiatan usaha dan operasional Perseroan dikarenakan Perseroan telah memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan kegiatan usaha Perseroan,” tulis Direksi PT Matahari Department Store Tbk, dilansir dari Bursa Efek Indonesia, Minggu (8/8).
Baca Juga : Matahari Group Gandeng Tokopedia Buka 95 Toko Virtual
Perseroan juga mencatat rugi bersih per saham pada 31 Desember 2020 sebesar Rp332, sedangkan performa laba bersih per saham apabila buyback 2021 dilaksanan, dengan asumsi jumlah pembelian kembali saham dilakukan dalam jumlah maksimum sebesar Rp391.
Diketahui penjualan kotor Perseroan tercatat Rp2,1 triliun pada kuartal I-2021 atau turun 23,6% dibanding pada periode yang sama tahun 2020. Kemudian pendapatan bersih mencapai Rp1,2 triliun. Bisnis Perseroan selama kuartal I tahun ini juga masih terdampak oleh Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).