Langkah Mudah Generasi Milenial Beli Rumah

Langkah Mudah Generasi Milenial Beli Rumah
tips membeli hunian pertama bagi milenial (freepik)

Jakarta, Properti Indonesia – Menurut data yang pernah dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Dunia (World Bank), sekitar 30% penduduk di Jakarta saat ini diisi oleh kaum milenial atau sekitar 3 juta orang. Dalam rinciannya, sebanyak 34% kaum milenial memiliki penghasilan sebanyak Rp4 sampai dengan Rp7 juta per bulan dan 46% penghasilannya di bawah Rp4 juta per bulan.

Sisanya 6%, memiliki penghasilan di atas Rp12 juta per bulan dan 14% kaum milenial berpenghasilan Rp7 juta - Rp12 juta per bulan. Riset ini hampir senada dengan yang pernah dilakukan portal Karir.com. Disebutkan, jika pendapatan rata-rata generasi milenial saat ini sebesar Rp6.07 juta per bulan.

Tak heran, banyak survei mengatakan jika beberapa tahun mendatang, hampir sebagian besar generasi milenial tidak memiliki tempat tinggal dan hanya 5% kaum milenial saja yang sanggup membeli rumah. Hal ini tak lepas dari kenaikan harga rumah yang jauh lebih besar dibanding kenaikan pendapatan per tahun, sementara penghasilan mereka masih biasa-biasa saja bahkan cenderung rendah.

Namun, jangan khawatir, berikut adalah beberapa tips yang dirangkum Properti Indonesia untuk memudahkan milenial membeli rumah pertama mereka.

Pastikan Lokasi Rumah 

Lokasi merupakan faktor utama dalam membeli sebuah hunian. Lokasi juga menentukan harga rumah. Apabila lokasinya strategis seperti dekat dengan akses jalan, transportasi, hingga perkantoran maka harga rumah yang ditawarkan semakin tinggi. Namun bisa juga memilih lokasi rumah di pinggiran kota yang dapat memberi nuansa nyaman dan jauh dari hiruk pikuk.

Spesifikasi Rumah 

Setelah menemukan lokasi yang tepat untuk hunian, kalian harus memastikan spesifikasi hunian seperti apa yang ditawarkan. Mulai dari tipe rumah, jumlah ruangan, fasilitas rumah,  hingga fasilitas di lingkungan sekitar. Kemudian pastikan keamanan di kawasan tersebut minim tingkat kriminalitas.

Track Record Pengembang

Jangan lupa perhatikan pengembang yang membangun proyek hunian. Pilihlah proyek rumah yang dikembangkan oleh pengembang yang kredibel dan legal. Kalian dapat mengecek reputasi pengembang dalam berbagai situs berita, apakah pengembang tersebut terjangkit kasus atau tidak. Kemudian ketepatan waktu pengembang dalam pembangunan proyeknya. Selain itu kerjasama antar pengembang dengan bank, karena dengan kerjasama bank sudah mengevaluasi pengembang. Baik dari status tanah, sertifikasi, peruntukan lahan, dan fasilitas-fasilitas lingkungan.

Pertimbangan Anggaran

Pastikan memiliki uang yang cukup untuk membeli rumah. Anda bisa memakai Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang ditawarkan oleh bank untuk meringankan cicilan pembelian rumah. Sebelum mengambil KPR, Anda harus bandingkan angsuran KPR antar bank, tingkat dan jenis bunga, kebijakannya, syarat, dan total biaya KPR.

Down Payment 

Uang muka dari pengembang termasuk syarat utama untuk mengajukan KPR. Beberapa pengembang juga menawarkan cicilan DP dengan angsuran-angsuran tertentu. Mulai dari DP 20%, 30%, hingga 40%. Namun jangan khawatir, bagi kalian yang belum memiliki dana untuk dijadikan uang muka, Pemerintah berencana memberikan kebijakan insentif berupa pembebasan diskon serta Down Payment (DP) 0% bagi pembelian rumah yang akan berlaku pada bulan Maret 2021 ini. So, jangan sampai terlewatkan ya kesempatan tersebut. 

Tags
#hunian #rumah #Berita Properti #KPR #properti #milenial #Down Payment