Jakarta, Properti Indonesia - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) membukukan laba bersih sebesar Rp274,20 miliar pada kuartal III 2022 atau turun 20,3 persen dibanding periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp344,27 miliar. Pendapatan LPCK juga menurun 14,41 persen di kuartal ini dari Rp1,18 triliun menjadi Rp1,01 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, dikutip dari Bursa Efek Indonesia, Senin (31/10), menurunnya pendapatan LPCK disebabkan oleh menurunnya penjualan pada segmen rumah hunian dan apartemen sebesar 41,66 persen menjadi Rp478,15 miliar. Sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya, penjualan di segmen ini mencapai Rp819,63 miliar.
Namun, penjualan dari segmen tanah industri, penjualan lahan komersial dan rumah toko meningkat, dengan peningkatan masing-masing 154,65 persen menjadi Rp181,90 miliar dan Rp628,13 persen menjadi Rp34,88 miliar. Kemudian pendapatan sewa dan pendapatan pengelolaan kota masing-masing meningkat 4,7 persen dan 11,9 persen menjadi Rp44,12 miliar dan Rp272,48 miliar.