Jakarta, Properti Indonesia – Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia yang diperingati setiap bulan Oktober menjadi salah satu momentum pembangunan dan penataan kawasan kumuh di Indonesia. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan program peningkatan kualitas permukiman kumuh yang menjadi percontohan, yaitu Kelurahan Kelayan Barat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalsel, Ditjen Cipta Karya telah menyelesaikan penataan kawasan kumuh Kelayan Barat di sekitar Sungai Matapura sehingga menjadi destinasi wisata. Kepala BPPW Kalsel, Teuku Davis Hamid mengatakan penanganan kawasan ini dilakukan dengan pendekatan kolaboratif untuk mengurangi aspek kumuh di lokasi padat penduduk. Kawasan tersebut juga dilengkapi public space atau Taman Teluk Kalayan.
“Berdasarkan SK Walikota Banjarmasin terdapa 75 hektar kawasan kumuh. Dengan penanganan kawasan Kelayan Barat dapat tertangani 15,26 hektar,” ujar Teuku dalam keterangannya, Minggu (9/10).
Program penataan kawasan kumuh Ditjen Cipta Karya ini juga terintegrasi dengan program Ditjen Perumahan melalui pembangunan rumah susun untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH).
Adapun penataan kawasan kumuh di Kelayan Barat dimulai sejak 20 April 2020 dan selesai pada 10 Desember 2021 dengan kontraktor pelaksana PT Media Cipta Perkasa. Dengan anggaran penataan dari APBN senilai Rp44 miliar untuk pembangunan jalan lingkungan, pile slab siring, perbaikan drainase, pekerjaan drop off area, plaza, amphitheater, lapangan futsal mini, gerbang kawasan, area parkir, toilet, instalasi pengolahan air limbah, dan ruang terbuka hijau.
Selain itu, Rusun Teluk Kelayan juga dibangun satu tower sejak 2018 yang terdiri dari 58 unit, dengan tipe 36 setinggi 4 lantai yang dilengkapi 2 kamar tidur, meja tamu, meja makan, dan perlengkapan lain. Lantai pertama diisi 10 unit hunian, 6 di antaranya diperuntukan bagi difabel, dan sisanya untuk MBR.