Jakarta, Properti Indonesia – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan menghadirkan 98 Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di Gili Trameno, Nusa tenggara Barat. Langkah ini juga merupakan upaya pemerintah dalam menghadirkan alternatif penginapan jelang perhelatan MotoGP Mandalika 2022.
Sarhunta yang disediakan tersebut terdiri dari 19 unit di Gili Trawangan, 42 unit di Gili Meno, dan 38 unit di Gili Air. Pengunjung yang ingin menginap di Sarhunta dikenakan biaya antara Rp200 ribu hingga Rp350 ribu per malam.
“Har ini dapat kami nyatakan setelah melakukan kunjungan di Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, 98 Sarhunta yang dibangun pemerintah, antara Kemenparekraf dan KemenPUPR di wilayah ini telah siap untuk dioperasikan,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Sabtu (19/2).
Lanjut Sandiaga, untuk meningkatkan keterisian 98 Sarhunta di Gili Tramena, pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah daerah NTB dalam merancang suatu paket perjalanan yang sudah mencakup penginapan, konsumsi, dan transportasi seperi shuttle kapal dan bus, serta tket menonton MotoGP dengan harga Rp1,5 juta.