Jangan Khawatir, Sejumlah Penginapan Masih Tersedia di Kawasan Mandalika

Jangan Khawatir, Sejumlah Penginapan Masih Tersedia di Kawasan Mandalika
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara Weekly Press Briefing, melalui siaran di YouTube Kemenparekraf, Senin (14/3). (YouTube Kemenparekraf)

Jakarta, Properti Indonesia – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan ada sebanyak 6.492 kamar sarana hunian pariwisata masih tersedia untuk akomodasi penonton MotoGP Mandalika. Kamar kosong tersebut tersebar di beberapa wilayah yang ada di Nusa Tenggara Barat. 

Di antaranya, Mataram 410 kamar, Sembalun 279 kamar, Gili 2.635 kamar, Sekotong 134 kamar, Jerowaru 26 kamar, Senggigi 429 kamar, Tanjung-Pemenang-Gangga 104 kamar, Lingsar Suranadi 355 kamar, Batukliang Kopang 308 kamar, Senaru 224 kammar, Tebatu Labuan Aji 245 kamar, dan Mandalika 1.343 kamar.

“Bagi wisatawan yang masih khawatir terhadap kurangnya jumlah kamar maupun transportasi, kita sudah on progress dan ready implementation,” ujar Sandiaga dalam acara Weekly Press Briefing, melalui siaran di YouTube Kemenparekraf, Senin (14/3).

Akomodasi yang tersebar meliputi vila, bungalow, sarana hunian pariwisata (sarhunta), rusun, hingga camping ground. Dengan harga yang bervariasi tergantung dari tiap jenis akomodasi yang dipilih. Harga penginapan juga telah disesuaikan dengan Pergub NTB Nomor 9 Tahun 2022 mengenai batas atas dan batas bawah kamar penginapan. Mulai dari homestay sekitar Rp200 ribu hingga Rp1 juta, dan camping ground mulai dari Rp250 ribu hingga Rp1 juta.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu, juga menambahkan terkait dengan sertifikasi CHSE, sebanyak 300 unit sarhunta sudah dilakukan verifikasi dan mendapatkan stiker CHSE. “Jadi teman-teman tidak perlu khawatir akan protokol kesehatan maupun beberapa standar kesehatan lainnya di sarhunta,” jelasnya.

 

Tags
#Hotel #Berita Properti #properti #Sektor Properti #Mandalika