Jakarta, Properti Indonesia – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jalan Tol Seksi IV (JTSE) mulai melakukan pembangunan Jalan Akses Tol Makassar New Port (MNP) tahap I dan II. Ditandai dengan grounbreaking pada Senin (7/2).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR, Zainal Fatah mengatakan, jalan tol yang terkoneksi dengan pelabuhan ini diharapkan dapat menurunkan biaya logistik serta memangkas waktu tempuh distribusi barang dan jasa antar wilayah.
“Dengan dibangunnya Jalan Akses Tol Makassar New Port sepanjang 3,2 km diharapkan dapat semakin meningkatkan daya saing kawasan industri di Indonesia bagian Timur dalam konteks regional dan internasional. Saya berpesan agar setelah groundbreaking ini, konstruksi segera dimulai sehingga dapat selesai sesuai target Juni 2023 atau bahkan bisa lebih cepat,” ujar Fatah dalam siaran pers, Senin (7/2).
Jalan Akses Tol Makassar New Port ini nantinya akan mendukung operasional Pelabuhan Makassar New Port yang memiliki kapasitas sebanyak 900 ribu Teus pada tahun 2023. Hadirnya tol ini juga dapat memicu pertumbuhan ekonomi di kawasan seitar, dan meningkatkan pemerataan hasil pembangunan di Sulawesi Selatan.
Proyek pembangunan jalan tol sepanjang 3,2 km dan kebutuhan lahan sebanyak 2,74 hektar akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama dilakukan mulai dari arah pelabuhan lama (Jalan Tol Seksi 1) menuju MNP. Sementara pembangunan tahap kedua akan dilakukan dari arah Bandara (Jalan Tol Makassar Seksi IV) menuju MNP.