Jakarta, Properti Indonesia – Polres Metro Jakarta Pusat dikabarkan telah menyegel beberapa kantor Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR) di Kemayoran, Jakarta Pusat yang telah dipakai sejak tahun 2004 secara ilegal. Selain itu, belum lama ini satu unit bangunan lapangan futsal di kawasan eks Bandara Kemayoran juga disegel karena tak berizin.
Kemayoran sendiri merupakan kawasan niaga dan bisnis internasional di pusat kota Jakarta. Dulunya dikenal karena fungsinya sebagai bandar udara internasional pertama di Indonesia sejak tahun 1938. Kemayoran menjadi pintu untuk masuk ke Indonesia untuk melakukan berbagai kegiatan bisnis.
Dilansir dari laman kemenkeu.go.id, hunian di kawasan Kemayoran semakin padat serta padatnya volume penerbangan, pemerintah memutuskan untuk memindahkan fungsi bandara ke tempat baru yakni di Cengkareng dengan alasan keselamatan penerbangan, kebisingan, terbatasnya lahan, dan kepentingan pembangunan ibu kota Jakarta.
Pada Juli 1985 Bandara Kemayoran resmi ditutup dan telah difungsikannya Bandara Internasional Soekarn-Hatta. Aset bandar udara Kemayoran yang merupakan sebagian kekayaan Perum Angkasa Pura, kemudian ditarik kembali oleh Pemerintah dan dihapus sebagai aset dari perum tersebut.
Eks bandara Kemayoran yang memiliki luas 454 hektar ini selanjutnya dikelola oleh Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran), dijadikan sebagai kota di dalam kota Metropolitan Jakarta yang memiliki fungsi sebagai sarana perdagangan internasional, khususnya untuk menunjang kegiatan ekspor komoditi non-migas. Sehingga diwujudkannya Kota Baru Bandar Kemayoran sebagai “Indonesia International Trade Center” pada tahun 2005.
Wilayah Kemayoran juga bersinggungan dengan tiga wilayah strategis di antaranya Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara. Serta disebut sebagai kawasan Golden Triangle (Kuningan, Gatot Subroto, dan Thamrin).
Beragam pembangunan akses dan infrastruktur dilakukan di kawasan tanah Betawi ini. Salah satu pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan di Kemayoran, yakni proyek pembangunan Tol Semanan – Sunter oleh Kementerian PUPR dengan panjang 20,2 kilometer yang akan ditargetkan berjalan di tahun 2022. Serta banyak gedung perkantoran yang telah beroperasi di kawasan ini, salah satunya Citra Towers Kemayoran yang dibangun oleh Ciputra Group sejak Oktober 2019 lalu.
Selain itu, Kemayoran juga dinilai potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan hunia di tengah keterbatasan lahan di Jakarta. Berdasarkan data dari Lamudi, rata-rata harga jual rumah di Kemayoran paling murah mencapai Rp350 juta.