Jaksel jadi Wilayah Favorit Para WNA untuk 'Hunting' Properti

Jaksel jadi Wilayah Favorit Para WNA untuk 'Hunting' Properti
Property market (Freepik)

Jakarta, Properti Indonesia - Dalam satu dekade erakhir, kebijakan dan regulasi tentang kepemilikan properti oleh Warga Negara Asing (WNA) di Indonesia telah berkembang lebih baik. Hal ini berdampak positif dengan meningkatnya minat WNA terhadap properti di tanah air. 

Pada akhir tahun 2023 pemerintah Indonesia juga membuka kesempatan bagi WNA yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk mendapatkan insentif PPN-DTP. Dukungan kebijakan dan regulasi bersama dengan pertumbuhan keberlanjutan dalam pasar properti Indonesia serta stabilitas ekonomi semakin meningkatkan daya tarik investor, calon pembeli properti WNA, dan pengembang. 

Head of Research Rumah123, Marisa Jaya mengatakan bahwa pertumbuhan permintaan properti dari WNA di tahun 2023 mengalami perkembangan pesat dibandingkan tahun 2022.

"Potensi pasar WNA diharapkan semakin mempercepat pertumbuhan dan kemajuan industri ini lebih baik di tahun 2024," ujar Marisa dalam keterangannya, dikutip Selasa (26/3).

Dalam laporan ini disebutkan ada 10 wilayah yang paling diminati pencari properti berkebangsaan asing, yakni Jakarta Selatan, Badung, dan Tangerang berada pada peringkat tertinggi. Diikuti oleh Bandung, Jakarta Barat, Batam, Jakarta Utara, Denpasar, Jakarta Pusat, dan Surabaya.

Dalam hal pertumbuhan, pada tahun 2023 terjadi lonjakan signifikan di Badung (92,1 persen), Denpasar (81,3 persen), Surabaya (49,6 persen), dan Jakarta Utara (46 persen) dibandingkan tahun 2022. 

Jakarta Selatan sebagai salah satu wilayah Central Business District (CBD) merupakan kawasan yang telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang memadai, lingkungan yang sudah established, serta komunitas modern yang mendukung kebutuhan para ekspatriat, sehingga menjadikannya sebagai pilihan favorit WNA dalam pencarian properti.  

Kemudian di Badung, Bali, sebagai salah satu destinasi populer di mata wisatawan mancanegara ini menempati urutan kedua paling diminati. Tren pertumbuhannya pada tahun 2023 dibandingkan tahun 2022 meningkat signifikan mencapai 92,1 persen. Selain sebagai gerbang masuk para turis melalui Bandara Internasional Ngurah Rai dan banyaknya pengembangan kawasan komersial serta wisata, tren digital nomad serta remote working juga meningkatkan popularitas wilayah ini.

Sedangkan Tangerang menempati peringkat ketiga area terfavorit, karena dikelilingi kawasan industri dan area terdekat bagi para WNA yang bekerja di area Barat Pulau Jawa, seperti Cilegon, Cikande dan Serang. 

Sehingga dari ketiga area tersebut, WNA cenderung memilih Tangerang dan sekitarnya untuk tempat tinggal, jalan-jalan, menikmati hiburan dan menunjang aktivitas lainnya. 

Kemudian, aecara umum tipe properti paling dicari WNA selama tahun 2023 adalah rumah tapak, tanah dan apartemen. Minat pencarian WNA dari sejumlah negara terhadap rumah tapak sekitar 47,4 persen hingga 68 persen. Sedangkan pencarian tanah sekitar 6,7 persen hingga 21,8 persen dan pencarian apartemen di level 9,7 persen sampai 25 persen. 

Beberapa negara asal WNA mencatatkan proporsi pencarian apartemen yang lebih tinggi, seperti Korea Selatan (19 persen), Thailand (17,8 persen), Kanada (18,9 persen), India (25 persen) dan China (22,4 persen). Berdasarkan data tersebut, pencari properti asal China cenderung berbeda dengan negara lain karena mencatatkan proporsi pencarian gudang yang cukup tinggi yakni sebesar 7,4 persen. 

Tags
#hunian #rumah #Apartment #apartemen #Berita Properti #properti