Jababeka Terbitkan Obligasi Baru Senilai USD350 Juta

Jababeka Terbitkan Obligasi Baru Senilai USD350 Juta
Kota Jababeka (jababeka.com)

Jakarta, Properti Indonesia – Emiten PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) akan melakukan pembelian kembali atau pelunasan atas surat utang senior senilai USD300 juta yang akan jatuh tempo pada tahun 2023, yang diterbitkan oleh anak usahanya yakni Jababeka International B.V. 

 Dilansir dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/9), untuk membiayai pelunasan surat utang tersebut, Jababeka akan menerbitkan surat utang baru senilai USD350 juta melalui Jababeka International.

“Perseroan telah mempertimbangkan beberapa opsi pembiayaan sehubungan dengan rencana di atas, antara lain melalui penerbitan surat utang yang akan diterbitkan melalui entitas anak, yaitu JIBV dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar USD 350 juta,” tulis manajemen Jababeka di Bursa Efek Indonesia, Senin (6/9).

Nilai penerbitan obligasi tersebut sebesar Rp4,94 triliun atau setara dengan 78,86% dari total nilai ekuitas Jababeka. Penerbitan surat utang baru tersebut, Perseroan harus memperoleh persetujuan RUPS. Adapun RUPS akan digelar pada  September 2021.

Baca Juga: Jababeka Terbitkan Surat Utang Global Senilai Rp5 Triliun

Dana yang diperoleh dari rencana transaksi juga akan digunakan oleh Perseroan maupun untuk membiayai kelompok entitas anak dalam mendukung pertumbuhan kelompok usaha Perseroan di masa yang akan datang.

Pembelian kembali maupun pelunasan surat utang lebih awal ini juga akan mempebaiki profil jatuh tempo pinjaman dan mengurangi risiko kredit perusahaan. Selain itu, dana USD350 juta dari aksi korporasi bisa digunakan untuk melakukan pelunasan atas pinjaman yang diterima Jababeka dan entitas anak.

Dari penerbitan obligasi baru juga akan membuat aset konsolidasi Jababeka meningkat sekitar 6% menjadi Rp12,9 triliun. Peningkatan aset tersebut ditopang oleh kenaikan kas dari penerbitan surat utang baru yang akan digunakan untuk pembayaran obligasi 2023.

Kemudian jumlah liabilitas Jababeka akan meningkat menjadi Rp6,65 triliun, didapat dari selisih bersih hasil penerbitan obligasi baru USD350 juta dan pelunasan obligasi tahun 2023.

 

Tags
#Jababeka #Berita Properti #properti #obligasi