Indonesian Paradise Property Catat Kenaikan Pendapatan di Tahun 2022

Indonesian Paradise Property Catat Kenaikan Pendapatan di Tahun 2022
Rapat Umum Pemegang Saham dan Paparan Publik PT Indonesian Paradise Property Tbk, Kamis (8/6). (Dok. Properti Indonesia/INPP)

Jakarta, Properti Indonesia - Emiten PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) mencatatkan kenaikan pendapatan sepanjang 2022. Berdasarkan laporan keuangan, pendapatan INPP pada tahun 2022 senilai Rp955,5 miliar atau meningkat 123 persen dari tahun 2021. INPP juga mencatat perolehan pendapatan di kuartal I 2023 mencapai Rp262,7 miliar atau meningkat 96 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.  

 “Kinerja positif di tahun 2022 didukung oleh kondisi makroekonomi. Kami optimis bisa mencetak laba bersih dua kali lipat di tahun 2023," ujar Surina, Direktur INPP, dalam Paparan Publik, Kamis (8/6). 

Lanjut Surina, INPP memiliki kemampuan tambahan untuk menghasilkan pendapatan berulang dari portofolio hotel dan pusat perbelanjaan atau mal. Kemampuan ini akan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham INPP, sekaligus memperkuat kestabilan dan keberlanjutan perseroan.

"Kebangkitan wisatawan pasca-pandemi baru-baru ini telah berkontribusi pada peningkatan pengunjung dan tamu ke properti paling populer Perseroan seperti Sheraton Bali Kuta Resort, HARRIS Suites fX Sudirman dan Beachwalk Residence. Trend ini diperkirakan akan terus bertumbuh dalam bulan-bulan ke depan seiring dengan libur sekolah pertengahan tahun dan musim liburan di Kuartal ke-IV," jelas Surina. 

INPP juga semakin gencar ekspansi proyek properti di beberapa daerah di Indonesia, salah satunya telah melakukan peresmian rooftop 31 Sudiman Suites di Makassar pada 31 Mei lalu, serta topping off Antasari Place di Jakarta Selatan. Sebagai perusahaan properti, INPP memberikan perhatian khusus pada aspek lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan dalam operasinya.  Perusahaan telah menerapkan Konsep “Green Building” dalam proyek, dengan tetap melakukan pengukuran berkala untuk memantau emisi. Serta program-program komprehensif untuk memberdayakan UMKM di sekitar wilayah operasinya, dengan tetap mempertahankan komitmen kuat terhadap persaingan yang sehat dengan prinsip anti monopoli.

Tags
#hunian #Pengembang #Berita Properti #properti