Jakarta, Properti Indonesia – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Khalawi Abdul Hamid mengatakan, jika dalam 10 bulan terakhi sudah sebanyak 871.218 unit rumah untuk masyarakat Indonesia sudah dibangun.
“Berdasarkan data yang dimiliki Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR hingga akhir Oktober 2021 lalu tercatat sebanyak 871.218 unit rumah di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (30/11).
Adapun Program Sejuta Rumah (PSR) yang telah berjalan selama enam tahun terakhir atau sejak 29 April 2015 hingga akhir 2020 lalu jumlahnya telah mencapai 5.765.387 unit.
Senada dengan Khalawi Abdul Hamid, Direktur Rumah Umum dan Komersil (RUK) Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Fitrah Nur menerangkan, pihaknya saat ini tengah mendorong pendataan PSR sebagai bagian penting dalam membuat perencanaan dan keputusan serta kebijakan pada proses pembangunan perumahan.
Berdasarkan data per tanggal 30 Oktober 2021 lalu tercatat pembangunan PSR untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 650.649 unit dan non MBR sebanyak 220.569 unit. Selain itu, pembangunan rumah untuk MBR dilaksanakan oleh Kementerian PUPR sebanyak 226.478 unit, Kementerian lain sebanyak 1.499 unit, dan Pemerintah daerah sebanyak 33.275 unit.
Selanjutnya adalah perumahan yang dibangun oleh pengembang perumahan sebanyak 376.891 unit, CSR Perumahan sebanyak 642 unit dan masyarakat sebanyak 11.864 unit. Sedangkan rumah untuk non MBR berasal dari rumah yang dibangun pengembang perumahan sebanyak 197.781 unit dan masyarakat 22.788 unit.
“Kami tetap optimis dan berharap pembangunan rumah yang termasuk dalam Program Sejuta Rumah ini bisa terus meningkat hingga akhir tahun 2021 ini,” jelas Fitrah Nur.