Duh, Kinerja Sektor Apartemen di Jakarta Masih Melempem

Duh, Kinerja Sektor Apartemen di Jakarta Masih Melempem
Apartemen Somerset Kencana Jakarta (somerset.com)

Jakarta, Properti Indonesia – Kinerja sektor apartemen di Jakarta pada kuartal I-2021 relatif stagnan akibat dampak pandemi Covid-19. Meski begitu, sebagian dari perusahaan developer properti saat ini telah kembali agresif untuk mengejar penjualan produk setelah diberlakukannya insentif pembebasan PPN 10% dari Pemerintah.

“Unit-unit yang hampir selesai cenderung mereka akan kebut, sehingga akan tersedia stok karena PPN itu kebijakannya hanya diberikan pada unit ready stock, bukan unit-unit yang masih dalam konstruksi,” ujar Ferry dalam keterangannya, Rabu (7/4).

Ferry juga menjelaskan bahwa proyeksi apartemen di Jakarta masih belum berubah meski setiap tahun akan ada perubahan. Selama kuartal pertama tahun ini, ada empat proyek baru yang dilaunching oleh pengembang. Diantaranya adalah Apple Residence 3, Apple Residence 5, The Veranda @ Lebak Bulus, dan B-Residence Grogol.

“Menariknya, kita mencatat ada beberapa proyek apartemen dalam status dihentikan sementara pembangunan dan penjualannya. Jadi memang melihat kondisi penjualan sebelumnya tidak terlalu bagus, ada beberapa proyek yang ditunda sementara,” imbuh Ferry.

Tingkat serapan turun

Fery menjelaskan, tren penyerapan apartemen di Jakarta dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan, bahkan sebelum ada pandemi. Tahun lalu, misalnya. Total penjualan hanya mencapai 1.900 unit atau tidak sampai 25% dibanding total penjualan tahun 2019. Sementara di tahun 2021 penjualan baru hanya sampai 420 unit.

“Terlebih apartemen melibatkan pembeli atau investor individu. Kalau kita ihat lagi, beberapa bulan ke depan kita menyongsong libur lebaran sehingga fokus para investor dan buyer itu tidak lagi untuk membeli barang investasi, tapi bagaimana mempersiapkan liburan panjang selama lebaran. Kami perkirakan kemungkinan akan bisa balik lagi setelah kuartal II,” ungkap Ferry.

Melempemnya kinerja hotel juga berdampak pada pertumbuhan harga jual sepanjang kuartal I-2021 yang mengalami stagnan dibanding periode sebelumnya yang meningkat sekitar 4%-5%. Hal ini dikarenakan developer cenderung untuk tidak menaikkan harga karena alasan penjualan yang tidak terlalu bagus.

Nasib apartemen servis

Tingkat hunian apartemen servis selama kuartal dua tahun lalu telah terjadi penurunan cukup signifikan dari 60% menjadi sekitar 20%. Penurunan ini menyebabkan investor buyer tidak terlalu tertarik membeli apartemen lagi. Sebab dengan penurunan sewa, ekspektasi akan menurun sedangkan beban (cost) yang ditanggung selama memegang apartemen masih berlanjut.

Pada tahun ini Colliers mencatat ada lima proyek baru apartemen servis yang akan beroperasi dengan total pasokan sebanyak 1.189 unit. Proyek tersebut diantaranya Pan Pacific Serviced Suites Jakarta, Ascott Menteng Jakarta, Le Meridien Jakarta, Somerset Kencana Jakarta, dan Fraser Suites Kebon Melati. Rata-rata ukuran unit pada proyek baru ini semakin mengecil sebagai strategi menyesuaikan anggaran penyewa. 

 

Tags
#apartemen #Berita Properti #properti #Jakarta #colliers indonesia