Dua Pendiri Crown Group Putuskan Akhiri Kerjasama Setelah 30 Tahun Bersama

Dua Pendiri Crown Group Putuskan Akhiri Kerjasama Setelah 30 Tahun Bersama
salah satu proyek lansiran Crown Group di Australia (dok Crown Group)

Jakarta, Properti Indonesia - Dua pendiri perusahaan real estate asal Indonesia di Australia, yakni Paul Sathio dan Iwan Sunito memutuskan untuk pecah kongsi setelah bermitra hampir 30 tahun di perusahaan Crown Group.  

Hal ini diketahui setelah Paul Sathio selaku Co-Founder dan CEO Crown Group Holdings mengajukan tuntutan untuk memutuskan kerja sama dengan Iwan Sunito serta memilih untuk melikuidasi perusahaan tersebut. Paul mengajukan tuntutan di pengadilan melalui PNR International.

Hal ini disebut-sebut terjadi karena adanya perselisihan antara dirinya dengan Iwan Sunito sehingga mempengaruhi kegiatan bisnis perusahaan. Sebelumnya, diketahui Paul Sathio telah menyuntikkan modal ke perusahaan untuk menjaga keberlangsungan operasional perusahaan. 

BACA: Kunci Dibalik Kesuksesan 25 Tahun Perjalanan Crown Group

Sebagai informasi, sejumlah kegiatan operasional seperti pembayaran gaji-gaji karyawan, pembayaran sewa kantor, pembayaran pajak, pembayaran bunga bank, hingga pembayaran tagihan dari para sub-kontraktor ini menghabiskan hampir 50 juta dolar Australia atau sekitar Rp500 miliar. Namun, Iwan Sunito  dikabarkan justru menghalangi proses pembayaran kepada pihak berelasi dengan Crown Group sehingga menyebabkan beberapa proyek dalam posisi default. 

Paul menunjuk BDO Australia selaku likuidator sementara (provisional liquidator) pada Agustus 2023. BDO Australia memiliki wewenang atas semua aset Crown Group yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kewajiban dalam bentuk uang atau tagihan lainnya dan menyelamatkan kekayaan perusahaan yang masih tersisa. 

"Kemitraan antara Paul Sathio dan Iwan Sunito sudah tidak dapat dilanjutkan. Oleh karena itu, manajemen menunjuk pihak independen (likuidator) untuk mengendalikan perusahaan," tulis Manajemen Crown Group, Selasa (12/3). 

Saat ini keduanya telah menjalankan bisnis pengembang properti masing-masing. Iwan Sunito memiliki beberapa usaha baru seperti One Mastery Developments Pty Ltd. dan One GC Chatswood Pty Ltd. Sementara Paul Sathio memiliki proyek mixed residential di Burwood dan 2 proyek di Bringelly masing-masing memiliki luas 2 hektar dengan apartemen lebih dari 1.100 unit. 

Crown Group sendiri telah berhasil mengembangkan sejumlah portofolio mixed-use eksklusif di beberapa kota di Australia meliputi Sydney, Melbourne dan Brisbane. Sementara di luar Australia seperti Los Angeles.

Iwan Sunito sendiri sampai saat ini belum menjawab saat dikonfirmasi Properti Indonesia melalui akun sosial pribadinya terkait kabar yang terjadi dalam internal Crown Group tersebut.

Perjalanan panjang

Crown Group didirikan oleh Iwan Sunito yang juga arsitek bersama rekannya Paul Sathio pada tahun 1994 silam. Salah satu kunci kesuksesan dari Crown Group adalah memiliki divisi konstruksi sendiri sehingga memungkinkan kontrol ketat terhadap proses pengembangan. Perusahaan ini juga memiliki dan mengelola banyak penawaran ritel dan hotel berskala besar yang terintegrasi dengan berbagai lokasi industri.

Seiring berjalannyanya waktu, Crown Group terus berkembang dari awal proyek pertamanya di Bondi Junction, menjadi developer properti swasta yang terintegrasi secara vertikal melalui pengembangan proyek hunian, ritel dan hotel. Saat ini, crown memiliki pengembangan beberapa proyek dengan total nilai investasi sebesar Rp50 triliun dan merangkum sebanyak 8.000 unit apartemen serta 30 ribu meter persegi ruang ritel.

BACA: Pasarkan ARTIS, Crown Group Catat Transaksi Rp65 Miliar di Penghujung 2020

“Perusahaan telah mengalami tiga evolusi dalam 25 tahun sejarah kami. Pertama, kami memulai sebagai pengembang skala kecil dengan proyek apartemen satu gedung. Evolusi kedua kami adalah mengembangkan proyek mixed-use yang menggabungkan ritel dan hotel bersama dengan residensial yang sekarang identik dengan kemudahan bergaya resor. Kami sekarang memulai evolusi ketiga kami, pengembangan kawasan yang lebih besar dengan lebih banyak fasilitas, layanan khusus, beragam kemudahan yang digabung dengan  bangunan untuk disewakan. “It’s beyond our wildest dream kami bisa meraih pencapaian seperti saat ini,” ujar Iwan Sunito, Komisaris dan CEO Crown Group, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 25 Oktober 2021 lalu. 

Tags
#Berita Properti #properti #Crown Group