Deretan Pengembang Properti yang akan Segera Melantai di Bursa

Deretan Pengembang Properti yang akan Segera Melantai di Bursa
Proyek Vasaka Nines PT Waskita Realty Tbk (Dok. Waskita Realty)

Jakarta, Properti Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 24 perusahaan yang masuk dalam pipeline penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, terdapat beberapa seor yang mendominasi kalender pencatatan bursa, salah satunya adalah sektor properti, diikuti sektor siklikal, teknologi, dan energi. 

 “Dengan mempertimbangkan waktu sampai akhir tahun 2022 sudah semakin pendek, kemungkinan terjadi perubahan jadwal pencatatan yang sebelumnya dilaksanakan tahun 2022 menjadi 2023,” ujar Nyoman dalam keterangannya, dilansir dari IDX Channel, Senin (12/12).

Lanjut Nyoman, BEI telah mengantongi enam perusahaan dari sektor properti dan real estat yang IPO pada akhir tahun 2022. Di antaranya adalah PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN), PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Saraswati Indoland Development Tbk (SWID), PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR), dan PT Bank Fama International Tbk.

Dilansir dari BEI, BSBK yang merupakan pemilik Balikpapan Super Block telah mencatatkan sahamnya dengan melepas sebanyak 2,75 miliar saham melalui IPO dengan harga penawaran sebesar Rp100 per saham. Usai IPO, BSBK akan berekspansi ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kemudian KDTN menetapkan harga pelaksanaan IPO di Rp150 per saham, nilai transaksi sebesar Rp17,67 miliar dengan volume transaksi 96,94 juta saham. Sebesar 5,97 dana hasil IPO digunakan untuk pembangunan dua suite room di Kedaton 8. KDTN juga akan membagikan dividen maksimal 60 persen kepada investor yang akan direalisasikan pembagiannya pada tahun 2023.

Sementara itu, terdapat satu pengembang properti yang dikonfirmasi akan melakukan IPO pada  tahun 2023 yaitu PT Waskita Realty Tbk (WKR). Dilansir dari materi paparan publik pada 14 November 2022, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) akan mendaftarkan anak usahanya ke BEI salah satunya adalah WKR.

 Perusahaan penyedia kawasan industri di Jakarta, PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) (KBN) juga akan go public pada tahun 2023. Rencana IPO KBN ini masuk dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) tahun 2019-2023.

Tags
#Pengembang #Developer #Berita Properti #properti #IPO