Jakarta, Properti Indonesia – Colliers Indonesia dalam laporan terbarunya mencatat bahwa tingkat penyerapan ruang kantor di Surabaya relatif masih rendah. Pada semester I 2022, misalnya, tingkat hunian perkantoran hanya sebesar 53,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021.
“Penurunan hunian mungkin tidak berlanjut karena beberapa proyek yang hampir selesai sedang dijadwalkan ulang, sehingga kami berekspetasi tingkat hunian di bawah 60 persen pada tahun 2022,” tulis laporan Colliers mengenai perkantoran Surabaya Semester I 2022, Selasa (26/7).
Colliers juga menjelaskan, permintaan ruang kantor di Surabaya semakin kecil, hal ini karena ekspansi rata-rata didominasi oleh perusahaan rintisan yang hanya membutuhkan ruangan ukuran lebih kecil. Serta banyaknya perusahaan yang melakukan efisiensi selama pandemi sehingga mengurangi ruang kantor menjadi salah satu solusi untuk mempertahankan bisnis.
“Pandemi terus mendorong penyewa untuk beroperasi secara efisien, sehingga mencari ruang kantor yang sesuai dengan anggaran menjadi perhatian utama. Karena itu, landlord harus mengembangkan strategi untuk memikat penyewa dan mempertahankan hunian pada tingkat yang sehat. Salah satunya dengan menawarkan paket sewa yang kompetitif,” jelas Colliers.
Masuknya gedung perkantoran yang baru beroperasi pada periode ini juga berdampak pada sewa secara keseluruhan. Karena gedung-gedung baru selesai dibangun menetapkan tarif sewa lebih rendah dari rata-rata pasar. Rata-rata sewa pada Semester I 2022 sebesar Rp139.696, turun 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Permintaan kantor juga diperkirakan akan sedikit meningkat di Semester II, namun kebanyakan tuan tanah akan mempertahankan tingkat sewa hingga akhir tahun ini. Tarif servis juga tercatat stabil dibandingkan tahun 2021 yakni Rp64.000, namun tuan tanah kemungkinan akan meningkatkan biaya layanan di semester kedua karena meningkatnya biaya penyedia layanan serta upah regional.
Dari sisi pasokan, menara Pelindo Place di Surabaya utara yang resmi beroperasi menambahkan pasokan kumulatif menjadi 609.325 meter persegi pada semester I 2022. Selain itu, beberapa penyelesaian bangunan baru akan dijadwalkan ulang sehingga pasokan ruang kantor di Surabaya masih relatif rendah hingga tahun 2025.
Colliers juga mencatat terdapat pembangunan kantor di Surabaya yang masih tahap perencanaan, yakni One Galaksi di Surabaya Timur dan Ciputra di Surabaya Barat. Kemudian terdapat beberapa gedung baru yang diperkirakan selesai pada 2024 yaitu Capital Square (HR Muhammad) sedang tahap konstruksi. Sementara di tahun 2026 antara lain One Galaxy (Dharmahusada), Citraland Vittorio Office Tower (Menganti-Citraland), dan Eastcovia (Mulyorejo).